Friday, October 30, 2020
Home EKONOMI Teluk Pangpang Ditetapkan Kawasan Ekosistem Esensial

Teluk Pangpang Ditetapkan Kawasan Ekosistem Esensial

REPORTERHariyadi
- Advertisement -

Forum Pengelolaan KEE Teluk Pangpang Mulai Dibentuk

KABAR RAKYAT – Pengelolaan kawasan Teluk Pangpang Banyuwangi yang telah ditetapkan menjadi Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jatim Nomor 188/338/KPTS/013/2020, mulai dibentuk.

Pengelolaan kawasan yang mengarah pada prinsip konservasi ini melibatkan banyak komponen, mulai dari Kementerian Lingkungan Hidup, Balai Konservasi Sumber Daya Alam, Kehutanan, serta instansi terkait.

Seperti yang disampaikan Febriany Iskandar selaku Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial KLHK menjelaskan, KEE memiliki pengelolaan yang berbeda dengan kawasan konservasi lainnya.

Arah pengelolaan KEE ini fokus pada konservasi perlindungan, pemanfaatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca : Hutan Mangrove Tegaldlimo Penghasil Madu Mangrove

Dalam pengelolaan KEE ini melibatkan multi stakeholder yang selanjutnya disebut forum koordinasi pengelolaan KEE Teluk Pangpang.

Febriany Iskandar selaku Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial KLHK di Hotel Aston Banyuwangi, Rabu (7/10).

“Harapannya, para pihak yang terlibat didalamnya ini bisa berperan dan berkontribusi sesuai tugas dan fungsinya serta saling menguatkan,” ungkapnya di sela lokakarya tentang KEE di Hotel Aston Banyuwangi, Rabu (7/10/2020) kemarin.

Hayu Wibawa dari lembaga United States Agency for International Development (USAID), Bangun Indonesia untuk Jaga Alam demi Keberlanjutan (BIJAK) menyampaikan ada tiga hal yang berkaitan dengan KEE, yakni mengenai pondasi kelembagaan, pondasi pengelolaan, dan pondasi pemantauan efektifitas.

Saat ini, kata Hayu, masih dalam fase penguatan kelembagaan yaitu menyusun pondasi kelembagaannya. Setelah itu pondasi pengelolaan terkait rencana kerja, rencana aksi dan lain sebagainya. Kemudian melakukan monitoring efektifitas sejauh mana hasil pengelolaan KEE.

“Kita akan masuk dalam tiga hal ini. Sehingga nantinya bisa dijadikan modeling untuk kemudian kita jadikan percontohan KEE lainnya,” terangnya.

Baca : Melanggar di Perlintasan Sebidang Terancam Denda hingga Kurungan

Karena, menurutnya, Indonesia memiliki target peningakatan efektifitas 11 KEE. Salah satunya KEE Teluk Pangpang Banyuwangi yang memang memiliki memiliki kekayaan keanekaragaman hayati dan biofisik yang luar biasa serta nilai historisnya yang banyak.

“Selanjutnya kita akan masuk di tiga KEE yang ada di Jawa Timur. Banyuwangi sebagai starting poin. Kita mencoba membuat modeling disini. Dan model yang kita hasilkan di Banyuwangi inilah yang kita jadikan role model untuk lokasi KEE lainnya,” pungkasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca