Terbukti Narkoba WNA Divonis 1.6 dan WNI 2.6 Penjara

  • Whatsapp
sidang PN Bwi
sidang PN Bwi

Sidang kasus narkoba dengan terdakwa WNA asal Amerika dan WNI (Ft. Fat)

KABARRAKYAT.ID – Setelah berbulan-bulan duduk dikursi pesakitan, akhirnya dua WNA Amerika yang tersandung kasus narkoba, terdakwa Christoper Alan (31) dan Michele Justin (30), divonis 1.6 tahun dan 3 WNI divonis 2.6 tahun penjara oleh majelis hakim, Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi, Purnomo Amin Tjahyo, SH, Senin (1/10/2018).

Sementara tiga orang warga negara Indonesia (WNI)  yang menemani dua bule saat pesta narkoba jenis sabu di Wisata Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi tersebut divonis 2 tahun 6 bulan.

Bacaan Lainnya

Ketiga WNI itu antaralain, Sunaryo (40) warga Desa Sumbermulyo Kecamatan Pesanggaran, Hendrik Antrino (36) warga Desa Gendoh, Kecamatan Sempu, dan Nanang Kosim (35) warga Desa Gumelar, Kecamatan Balung, Jember.

Dalam sidang yang dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi ,Purnomo Amin Tjahyo, SH ini, selain mendapat hukuman penjara,  kelima terdakwa juga diharuskan membayar denda sebesar Rp. 5 ribu.

Diberitakan sebelumnya, Christopher Alan dan Michele Justin ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Banyuwangi saat pesta narkoba jenis sabu. Pasangan yang merupakan warga Amerika Serikat (USA) itu diamankan oleh petugas saat berlibur di Pantai Pulau Merah, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

“Penangkapan berawal hari Kamis (12/4/2018) tersangka melakukan pesta sabu,” kata Kapolres Banyuwangi, AKBP Donny Adityawarman, saat ungkap kasus di Mapolres Banyuwangi, Senin (16/4/2018).

Kronologi penangkapan kasus narkoba ini, Kapolres menjelaskan, turis Amerika itu berangkat dari Jakarta menuju Banyuwangi melalui Bandara Banyuwangi. Saat itu keduanya bersamaan dengan warga negara Indonesia bernama Nanang Khosim yang juga ditetapkan sebagai tersangka.

“Sesampainya di Banyuwangi, kemudian ketiga tersangka naik taxi menuju rumah Hendrix Antrino Nugroho. Selanjutnya, melalui si Hendrix, Nanang meminta dipesankan sabu dan diantarkan ke Jesse’s Palace Hotel, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran,” ucapnya.

Di lokasi itu, lanjut Kapolres, Hendrix menghubungi salah seorang lain untuk melakukan pesta sabu di rumahnya.

“Dari Hendrix kemudian menghubungi tersangka Sunaryo melalui telephone dan disepakati mereka akan bertemu untuk melakukan pesta sabu di rumahnya,” jelasnya.

Selanjutnya, Satresnarkoba Polres Banyuwangi melakukan penggeledahan dan penangkapan di tempat itu. Benar saja, di lokasi tersebut petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti.

Di antaranya, dua paket sabu seberat 0,53 gram dan 0,13 gram, bong alat hisap, korek api, handphone dan sepeda motor.

“Sebagai ilustrasi, yang bersangkutan beberapa kali di Bali melakukan kegiagan yang sama mengkonsumsi obat-obatan yang sama dan kedua turis juga memiliki riwayat sama saat di negaranya,” ungkapnya.

Atas penangkapan ini, kelima tersangka dijatuhi Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) Sub Pasal  127 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Reporter : Fattahur

Editor : Coi/Choiri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *