Terdampak Covid-19 Hotel – Restauran Minta Tunda Bayar Pajak

  • Whatsapp

KabarRakyat – Merebaknya virus corona atau covid-19 membuat lesu bisnis perhotelan, tingkat okupansi hunian hotel di Kabupaten Banyuwangi menurun hingga 80 persen.

Atas dampak covid-19 tersebut, Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restauran (PHRI) Banyuwangi usulkan permohonan relaksasi pajak termasuk PPH penghasilan karyawan kepada Pemerintah Daerah.

Read More

Ketua BPC PHRI, Zaeanal Muttaqin, SE mengatakan, tingkat hunian hotel di banyuwangi telah mengalami penurunan sejak beberapa hari lalu. Berdasarkan data yang tercatat di PHRI pada hari Senin (16/03) pekan lalu, hunian hotel masih terisi dikisaran 37 persen. Namun pada pekan ini, okupansi sudah diangka 23 persen.

“ Kondisi penurunan okupansi hotel hingga 77 persen, terjadi karena merebaknya virus corona, dan adanya himbauan pemerintah agar masyarakat mengurangi aktifitas dan menjauhi keramaian, turut mempengaruhi okupansi hotel,“ ucap Zaeanal Muttaqin saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (26/03/2020).

PHRI
Ketua BPC PHRI banyuwangi, Zaeanal Muattaqin, SE

Melihat kondisi tersebut, PHRI Banyuwangi telah berkoordinasi dengan pelaku usaha perhotelan untuk mengusulkan permohonan relaksasi (keringanan) pembayaran pajak kepada Pemerintah. Pembebasan atau penundaan iuran jaminan sosial bagi karyawan Hotel, seperti BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *