Terima Telepon Di Tengah Laut, Nelayan Tewas Disambar Petir

  • Whatsapp
Tewas Disambar Petir
Tewas Disambar Petir

BANYUWANGI – Saiful Bahri (35), nelayan asal Dusun Posumur Desa Bengkak Kecamatan Wongsorejo tewas tersambar petir ketika menerima telepon saat sedang melaut, Rabu (22/11/2017).

Korban bersama temannya Mustofa (35), warga Dusun Krajan Desa Sidodadi Kecamatan Wongsorejo berangkat pagi hari untuk mancing di Perairan Tirtawangi, sekitar 100 meter dari bibir pantai, dengan menggunakan perahu milik korban. Sekitar pukul 14.30 WIB, korban menerima panggilan telepon dari istrinya sambil berdiri di bagian depan perahu. “Saat itulah korban disambar petir,” ujar Kapolsek Wongsorejo, Iptu Kusmin Kamis (23/11).

Akibat kejadian itu korban langsung tergeletak. Dia mengalami luka bakar di bagian dada dan perut. Kedua telinga korban juga tampak mengeluarkan darah. Sementara teman korban yang duduk di bagian belakang perahu langsung pingsan.

Nelayan lain yang mengetahui kejadian itu langsung mengevakuasi korban ke darat. Saat dievakuasi, Saiful Bahri sudah tidak bernyawa. Sedangkan rekannya yang sudah siuman mengaku masih merasa pusing. “Keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi dan mengikhlaskan kematian korban dengan membuat pernyataan tertulis,” ungkapnya melalui sambungan telepon.

Reporter : Muh. Hujaini

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *