Tidak Hadir Panggilan Kedua Ys Akan Dipanggil Paksa

  • Whatsapp
Polisi Kerahkan Resmob Untuk Menghadirkan YS
Polisi Kerahkan Resmob Untuk Menghadirkan YS

Banyuwangi, Ys, Aktivis LSM yang menjadi tersangka dugaan pencemaran nama baik kembali tidak menghadiri panggilan Polisi. Ini kali kedua pria yang tinggal di Puwoharjo itu tidak memenuhi panggilan Polisi untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Untuk itu Polisi sudah menyiapkan panggilan ketiga yang akan disertai dengan perintah membawa tersangka.

Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Sodik Efendi menyatakan, sesuai panggilan kedua yang dilayangkannya, seharusnya Selasa (7/11) kemarin Ys menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus yang dilaporkan PCNU Banyuwangi. “Hingga saat ini belum hadir,” ujarnya, sore kemarin.

Sebenarnya panggilan kedua dilakukan pada Jumat (3/11) pekan lalu. Namun saat itu pengacara tersangka menyatakan surat panggilan kedua yang ditujukan kepada Ys salah alamat. Menyikapi hal ini penyidik kemudian melakukan perbaikan alamat dan mengirim panggilan ulang untuk pemeriksaan Ys pada Selasa kemarin.

Jika memang Ys benar-benar tidak hadir dalam panggilan kedua ini, lanjut Polisi yang dipanggil Sodik ini, pihaknya akan membuat panggilan ketiga disertai dengan perintah membawa tersangka alias panggilan paksa. “Kita kirimkan panggilan lagi dengan perintah membawa,” tegasnya.

Seperti diketahui, PCNU Banyuwangi melaporkan oknum LSM berinisial Ys ke Polres Banyuwangi pada 13 September lalu. Ys dilaporkan atas dugaan telah melakukan pencemaran nama baik dan pelanggaran undang-undang ITE. Laporan ini menyusul statemen Ys yang menyebut Ketua dan Wakil PCNU Banyuwangi menerima aliran dana dari sebuah perusahaan tambang.

Tidak tanggung-tanggung, laporan itu dilakukan langsung Wakil Ketua PCNU Banyuwangi, Nanang Nur Ahmadi. Dia melapor dengan didampingi Pengacara senior, Misnadi. Bersama mereka tampak belasan orang yang berasal dari pengurus PCNU, anggota Banser, Pagar Nusa dan Ansor Banyuwangi.

Menurut Misnadi, pelaporan yang dilakukan merupakan amanah dari lembaga PCNU. Langkah ini diambil setelah mengadakan rapat menyikapi konferensi pers yang dilakukan oknum LSM Ys. Dimana oknum LSM itu menyebut PCNU mendapatkan aliran dari perusahaan tambang PT. BSI hingga kini berpindah manajemen ke PT. IMN.

Dalam perjalanan perkara ini, terjadi perdamaian antara H. Nanang Nur Ahmadi selaku pelapor dan Ys selaku terlapor. Perdamaian disaksikan pengacara masing-masing. Meskipun terjadi perdamain, pihak Kepolisian memastikan kasus jalan terus. Sebab tidak ada pencabutan laporan atas kasus tersebut.

 Reporter : Hujaini

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *