Tiga LSM Trenggalek Adukan Delapan Proyek Pemerintah

  • Whatsapp
Kejaksaan Negeri Trenggalek
Kejaksaan Negeri Trenggalek Lulus Mustofa, SH.MH menerima pengaduaan LSM.

KabarRakyat.ID – Delapan proyek pemerintah yang diduga bermasalah, diadukan oleh tiga LSM ke Kejaksaan Negeri Trenggalek, Jawa Timur, Senin (3/2).

Pegiat masyarakat di Trenggalek itu, yakni Lembaga Garuda Muda Indonesia ( LGMI ), Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) dan Aliansi Rakyat Peduli Trenggalek (ARPT ). Mereka menggabung diri dengan nama Forum Masyarakat Anti Korupsi Trenggalek (FMAKT).

Read More

banner 645x400

Bertempat dihalaman Kantor Kejaksaan Negeri Trenggalek. Puluhan orang pengurus dan anggota LSM itu, menyerahkan data-data pengaduan. Mereka langsung diterima Kepala Kejaksaan Negero Trenggalek Lulus Mustofa, SH.MH.

Informasi diterima, delapan proyek diduga bermasalah versi tiga elemen masyarakat tersebut, diantaranya, – Pembangunan Proyek RSU Panggul, – Pembangunan Proyek Pasar Karangan, – Pembangunan Proyek Jembatan Cupuk Winong Tugu, Peningkatan Jalan Munjungan Panggul, Peningkatan Jalan Paldaplang, Pembangunan Paving Desa Ngentrong, Peningkatan Jalan Kerjo Tumpuk dan Pembangunan Saluran di Desa Kayen.

Lulus Mustofa usai menerima berkas pengaduan, menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan dari 3 lembaga tersebut dalam pemberantasan korupsi di Trenggalek. “Kami sampaikan terimakasih, dalam hal pemberantasan korupsi di Trenggalek,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri setempat, Senin (3/2/2020).

Ditempat sama, juru bicara elemen masyarakat, Bahrudin menegaskan pihaknya berharap agar Kejaksaan berani dalam mengusut dan mengungkap kasus kecurangan yang terjadi di bumi Trenggalek.

Bahrudi, sebagai juru bicara dari Forum Masyarakat Anti Korupsi Trenggalek, berharap Kejaksaan serius mengusut tuntas permasalahan dugaan korupsi ini. Sebab jika tidak serius, tidak menutup kemungkinan akan mengadukan kinerja Kejaksaan di pimpinan teratasnya.

Menanggapi itu, diharapkan para aktifis pegiat masyarakat untuk menunggu Kejakaan berkerja. “Sabar dan insyaallah anggaran ada. Nanti tunggu waktunya. Kami akan relaes kepada teman media terkait kinerja kami,” pungkas Kepala Kejaksaan Negeri Trenggalek.

Reporter: Rudi

Editor: Richard

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *