Tiga Pemuda Gumirih Ditangkap Polisi Karena Pil Trihex

  • Whatsapp
Pengedar pil trihex
DIPERIKSA. Tersangka pengedar Pil Trihex.

KabarRakyat.ID – Tiga pemuda diduga pengedar Pil Trihexpenedryl diamankan Polsek Singojuruh. Mereka, inisial AP (21), LH (30), dan MS (31). Kesemuanya, warga Dusun  Kumbo,  Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi.

Kanit Reskrim Polsek Singojuruh, Ipda Made Suwena mengatakan, penangkapan tiga tersangka itu, pada Rabu (19/02/2020) sekira Pukul 22.00 WIB, di Dusun Kumbo RT 01 RW 02 Desa  Gumirih, Kecamatan Singojuruh karena diduga  sebagai pengedar pil Yrihexpenedryl.

Read More

Ketiganya ditangkap karena diduga dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan dan mutu yang tidak memiliki ijin edar pil jenis trihexyphenidhyl.

“Hal itu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 196 sub Pasal 197 UU RI No 36 Th 2009,” Made Suwena kepada KabarRakyat.Id yang dihubungi via ponselnya.

Dari penangkapan tersebut, lanjutnya, Unit Reskrim Singojuruh telah berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 bungkus berisi Pil jenis trihexyphenidyl sebanyak 10 butir, uang tunai sebanyajk Rp 30.000, 1 buah hp merk Oppo, dan 1 buah hp merk siomi warna merah.

“Juga disita dari saksi,  5  bungkus berisi Pil jenis trihexyphenidyl sebanyak 10 butir dan dari Tersangka  MS, aang tunai sebanyak Rp 50.000 dan 2 buah hp merk Oppo warna putih,” tambah Made Suwena.

Baca juga: KPU Way Kanan Rekrutmen Anggota PPS Pilkada 2020

Suwena menjelaskan, kronologis penangkapan itu berawal dari kecurigaan anggota Unit Reskrim Polsek Singojuruh yang sedang patroli di Desa Gumirih, pada Rabu (19/2/2020) sekira Pukul 18.00 WIB. Tepatnya di Jalan Raya Dusun Kumbo RT 01 RW I Desa Gumirih Kecamatan Singojuruh.

“Dari kecurigaan itu kemudian anggota melakukan penggeledahan terhadap ketiga saksi. Ternyata di sakunya ditemukan 10 butir Pil Trihexpenedryl mengaku dari  tersangka AP. Dan LH mengaku telah membeli pil T-rex  itu dari MS,” jelasnya.

Dalam pengakuannya, sebanyak 10 stik itu seharga  Rp 170 ribu yang dibelinya  pada Sabtu (15/02/2020) sekira Pukul 18.00 WIB.

“Ketiga  tersangka mengaku telah menjual pil T-rex kepada masyarakat, sehingga tersisa 10 stik. Rencananya mau dijual lagi, tapi keburu tertangkap oleh unit Reskrim Polsek Singojuruh,” tambahnya.

“Dan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiganya beserta barang buktinya kemudian dibawa ke Polsek Singojuruh  guna proses penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Reporter: Jaenudin

Edito: Rony DE

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *