Senin, Januari 25, 2021
Beranda JATIM BANYUWANGI Tim Sukses Paslon 01 Yusuf-Riza Bakal DKPP-kan Bawaslu

Tim Sukses Paslon 01 Yusuf-Riza Bakal DKPP-kan Bawaslu

REPORTERChoiri/*

KABAR RAKYAT – Tim sukses Paslon 01 Yusuf Widyatmoko – Muhmaad Riza Azizy peserta Pilkada Serentak 2020, mengancam bakal melaporkan pengawas pemilu terkait dugaan pembubaran paksa kampanye di RTH Maron, Genteng ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) di Jakarta.

Dikatatakan Tim Kampanye Yusuf-Riza, Michael Edy Hariyanto kepada sejumlah wartawan pihaknya menyesalkan tindakan Panwascam Genteng yang ‘mengusir’ calon bupati Yusuf Widyatmoko saat menghadiri undangan pentas seni peringatan Hari Pahlawan di RTH Maron, Genteng.

Versi tim sukses Yusuf-Riza, pengusiran diklaim tanpa ada peringatan terlebih dahulu dari Panwascam. Padahal menurut Michael, sebelum kegiatan dimulai dirinya sempat ngobrol dengan petugas Panwascam.

“Saya sempat ketemu Panwascam, saya tidak tahu namanya yang laki-laki. Tidak ingatkan apa-apa. Padahal kita ngobrol lama. Ini pasti ada skenario, ada setingan. Tanpa teguran tapi begitu di panggung galak,” katanya.

Tak hanya itu, Michael juga menuding salah satu anggota Bawaslu Banyuwangi karena telah bersikap tidak adil. Bahkan, cenderung membuat kesan bahwa tim kampanye 01 telah bersikap arogan terhadap anggota Panwascam perempuan.

“Ini Bawaslu yang main-main. Ada salah satu Bawaslu, saya dikonfirmasi beberapa media, bahwa video kejadian marah-marah tim saya dishare kemana-mana. Seakan-akan tim saya arogan marah-marah kepada Panwascam. Padahal tidak melihat kejadian (sebenarnya),” tegasnya saat dikonfirmasi wartawan.

Bahkan, Michael mengancam akan melaporkan anggota Bawaslu tersebut ke DKPP. “Saya akan laporkan ke DKPP. Karena ini sebuah penghinaan kepada calon Bupati saya. Saya sudah kantongi namanya. Apakah boleh Bawaslu men-share video kepada wartawan, ada apa? Saya juga ingin klarifikasi dari Bawaslu Banyuwangi,” tukas Wakil Ketua DPRD Banyuwangi ini.

Sebelumnya, Bawaslu dalam keterangan persnya, disampaikan Ketua Bawaslu Hamim, membantah jika ada anggota Bawaslu yang tidak netral dalam ajang pesta demokrasi di Bumi Blambangan. “Semua anggota Bawaslu saya pastikan sampai saat ini masih bekerja secara professional dan netral,” tegasnya.

Tudingan yang disampaikan itu (Michael, red) juga tidak beralasan. Apalagi yang dijadikan bukti adalah percakapan internal di group whatsapp antara sahabat media di Banyuwangi dengan Bawaslu Banyuwangi yang berisi kegiatan pengawasan.

Kendati demikian, Hamim tetap menghormati langkah Tim Kampanye Yusuf – Riza jika akan membawa persoalan tersebut ke DKPP. Menurutnya, hal itu merupakan hak masing-masing warga negara sekaligus sebagai kontrol terhadap Lembaga Penegak Keadilan Pemilu.

“Ini (laporan DKPP) merupakan hak setiap orang untuk mengontrol kita. Namun yang pasti informasi yang disampaikan anggota kami itu informasi terbatas pada grup. Bukan informasi atau penyebaran video kepada media umum,” tutupnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca