TNI dan Universitas IAIN Kediri Gelar Wawasan Kebangsaan

180 views

KABARRAKYAT.ID – Koramil Mojoroto bekerjasama dengan IAIN Kediri mengadakan wawasan kebangsaan berlebel “Mikiro Ben Ketok Urip, Ngomongo Ben Ketok Nyoto”.

Wawasan kebangsaan ini sendiri tidak lepas dari kegiatan SAR outbond dan public speaking rayon Abu Nawas. jumat (15/3/2019).

Wawasan kebangsaan ini diikuti 124 mahasiswa dari IAIN Kediri dan dibagi dalam 4 session. Tiap-tiap session dibatasi waktu yang sudah ditentukan oleh pihak panitia, sehingga wawasan kebangsaan berakhir sesuai batas waktu yang ditentukan sebelumnya.

Sebagai nara sumber tunggal, Serma Suroyo menyampaikan wawasan kebangsaan bertema “Generasi Muda Generasi Gemilang”, dan kegiatan ini diadakan di ruang pertemuan Makoramil Mojoroto.

Batas waktu wawasan kebangsaan juga dibatasi oleh pihak panitia, yaitu berdurasi 30 menit. Hal ini dilakukan agar seluruh mahasiswa bisa beristirahat lebih lama, lantaran waktu pelaksanaan dilakukan malam hari.

“Acara ini kita bagi 4 session, session pertama itu unjuk kebolehan dari kita, session kedua wawasan kebangsaan, session ketiga tanya jawab, yang terakhir session keempat dengar pendapat,” jelas Indarwati salah satu panitia rayon Abu Nawas.

Ia menambahkan ,”Semua session kita batasi, kalau tidak kita batasi nanti selesainya kemalaman. Unjuk kebolehan kita batasi cukup 3 orang saja, wawasan kebangsaan cuma 30 menit, tanya jawab 5 orang, dengar pendapat 5 orang.”

Diakhir kegiatan, ada 2 pesan pengantar istirahat yang disampaikan pihak panitia rayon Abu Nawas, yaitu anti narkoba dan anti hoaks.

Dikatakan Ristianti, ia mengingatkan agar seluruh rekan-rekannya peka terhadap perkembangan dunia maya, khususnya media sosial. Hal ini lantaran maraknya ujaran kebencian, fitnah, ungkapan yang mengandung isu SARA, dan hoaks.

Terkait hoaks, ia berpesan, agar seluruh rekan-rekannya bisa membedakan mana info yang akurat dan mana info yang 100% dipenuhi kebohongan.

Sedangkan Rusdiana menegaskan bahwa mahasiswa IAIN Kediri menolak tegas keberadaan narkoba, karena narkoba dianggap penghancur masa depan generasi muda. Ia juga mengingatkan, bahwa sekali mendekati atau memakai narkoba, sama halnya berada dipinggir jurang kehancuran masa depan.

Reporter : Eriek Mardianto S

Editor : Choiri

#iain #KEDIRI #TNI

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply