TNI-Polri Dipojokan, MUI Bondowoso Angkat Suara

326 views

KABARRAKYAT.ID – Ahkhir-akhir ini TNI-Polri selalu dipojokkan dengan berita-berita hoax, terkait aksi 21-22 Mei di Jakarta.

Hal itu membuat KH Asyari Pasha Ketua MUI Bondowoso angkat bicara.

“Kami meminta masyarakat tetap harus percaya pada aparat Polri dan TNI.  Dan agar para tokoh agama dan masyarakat juga berperan aktif menghimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dengan berita – berita hoaks terkait kerusuhan di Jakarta,”harapnya.

Menurutnya, masyarakat agar selalu berkoordnasi dengan aparat Polri dan TNI.

“Kepada para tokoh agama dan masyarakat agar selalu berkoordinasi dengan Polri dalam menyikapi berita – berita yang beredar dimasyarakat dan segera menyampaikan kepada aparat,  apabila mendapat informasi-informasi tentang Kamtibmas,”imbuhnya.

Di hadapan sejumlah wartawan, pria yang juga sebagai Rais Syuriah PCNU Bondowoso tersebut mengatakan, sangat mendukung sekali terhadap pelaksanaan keamanan oleh TNI dan Polri.

“Karena mereka sebagai petugas keamanan negara, memang seharusnya itu membela Negara. Terima kasih kepada TNI dan POLRI yg telah mengamankan aksi  22 Mei. Dan kami mengutuk keras terhadap pelaku aksi perusuh 22 Mei di Jakarta,” jelasnya, saat menghadiri acara Nuzulul Qur’an di Pendapa Bupati Bondowoso, Kamis malam (23/5/2019).

Dia juga menegaskan, sebenarnya aksi 22 Mei tersebut, bukan jihad. Tapi dikategorikan sebagai penentangan terhadap pemerintah. Sehingga dari pandangan agama maupun pemerintah tidak dibenarkan.

“Tidak boleh, dan itu bukan jihad kalau itu dimasukkan kategori menentang pemerintah mereka ini. Secara pandangan agama salah, jelas itu. Jadi dari pandangan agama, dari pandangan pemerintah juga begitu. Saya minta agar masyarakat menerima keputusan atau penetapan hasil Pilpres oleh KPU RI. Karena KPU sebagai lembaga resmi pemerintah yang bertugas melaksanakan Pemilu. Iya kita dukung atas hasil Pemilu dari KPU,” tegasnya.

Kapolres Bondowoso AKBP Febriansyah juga menyampaikan hal yang senada,  agar masyarakat di Kabupaten Bondowoso, tidak mudah terpancing dengan adanya aksi di Jakarta.

“Bondowoso cukup aman, tertib dan kondusif, berkat doa kiai dan para ulama,” ujarnya saat sambutan di acara Nuzulul Qur’an.

MUI Bondowoso, TNI dan Polri bersama tokoh agama lain, terus mendorong masyarakat agar tak mudah terpancing terhadap berbagai pemberitaan, khususnya aksi 22 Mei. Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat selalu turut berperan aktif bersama Polri dan TNI  menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

 

Reporter ; ifa

Editor   : Setiawan

Banner PDI







Loading...

#aksi anarkis relawan #putusan kpu ri #tokoh bondowoso

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply