Selasa, November 24, 2020
Beranda JATIM BANYUWANGI Tolak Omnibus Law di Banyuwangi Akan Terus Berlanjut

Tolak Omnibus Law di Banyuwangi Akan Terus Berlanjut

REPORTERFendi

KABAR RAKYAT – Tepat dengan Hari Pahlawan Nasional, aksi tolak UU Omnibus Law di Kabupaten Banyuwangi terus berlanjut dan kembali menuntut Bupati Banyuwangi untuk mundur sebagai satgas Omnibus Law. Selasa,(10/11/2020).

Setelah sebelumnya aksi para pendemo diwarnai dengan pembagian nasi bungkus oleh aparat kepolisian, kali ini para demonstran mewarnai aksinya dengan mengenakan kostum dan menari tarian jaranan buto di depan gedung DPRD Banyuwangi.

Aksi masa yang dimotori oleh Aliansi Banyuwangi Bergerak tersebut tetap konsisten dalam tuntutanya, yakni menolak UU Omnibus Law Ciptakerja dan menuntut Bupati Abdullah Azwar Anas untuk mundur sebagai Satgas Omnibus Law.

Meski jumlah masa aksi tidak sebanyak seperti aksi-aksi yang dilakukan sebelumnya, namun Muhammad Helmi Rosyadi selaku Ketua ARM yang juga hadir dilokasi menyampaikan, jika pihaknya akan terus menyuarakan aspirasinya sampai tuntutan dikabulkan.

“Hari ini tidak hanya di Banyuwangi, tapi seluruh Indonesia bergerak untuk menuntut UU kontroversi Omnibus Law dicabut dan segera mengeluarkan perpu. Dan kita pasti akan terus menggelar aksi sampai tuntutan kita dikabulkan” Kata Ketua ARM Helmi kepada kabarrakyat.

Menurut Helmi perkembangan UU Omnibus Law Cipta Kerja tersebut terkesan lucu, dengan adanya penolakan dari masyarakat sejak awal akan disahkan, namun setelah disahkan malah ada salah ketik.

“Bahkan ormas-ormas besar agama pun juga menyatakan sikap untuk menolak UU ini, mulai dari NU dan Muhammadiyah, karena memang pembahasan yang tidak jelas, aneh, beberapa halaman berkurang, kalau versi pemerintah salah ketik, nah ini kan lucu akhirnya”. Ungkap Helmi.

Selain menuntut untuk mencabut UU Omnibus Law Cipta Kerja, para demonstran juga terus mendesak kepada Bupati Anas untuk meninggalkan jabatannya dari satgas Omnibus Law.

“Sesuai pernyataan dari Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Abdullah Azwar Anas ini termasuk sebagai satgas Omnibus Law. Dan itu menjadi alasan kenapa masyarakat sampai saat ini terus menggelar aksi, tuntutan kita jelas meminta Anas segera mundur dari satgas Omnibus dan Cabut UU Omnibus Law.” Tutupnya.

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca