Tradisi Gerebeg Takir Sewu Digelar Warga Kedungasri Tegaldlimo

Gerebeg Takir Sewu Kedungasri Tegaldimo (2)

Gerebeg Takir Sewu Kedungasri Tegaldimo

Menurut sesepuh desa, tradisi ini guna menyambut datangnya hujan dan sujud syukur terhadap Tuhan YME.

KabarRakyat.ID – Tradisi Gerebeg Takir Sewu digelar masyarakat Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi Jawa Timur, pada hari, jumat, 8/11/2019, pukul 13.35 WIB.

Menurut sesepuh desa, tradisi ini guna menyambut datangnya hujan dan sujud syukur terhadap Tuhan YME. Serta berbagi hasil bumi yang telah dihasilkan masyarakat yang mayoritas menggarap lahan pertanian.

Ribuan orang datang meramaian tradisi Gerebeg Takir Sewu, Kedungasri. Warga tampak senang dan bangga. karena dapat berebut berkah bersama hasil bumi yang disediakan. Satu harapan mereka yakni ingin mendapat berkah dan rejeki yang melimpah.

“Baru tahun ini grebek tumpeng dan takir untuk menyambut datangnya hujan serta syujut syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa, yang mana telah memberikan rezeki dan hasil panenan warga Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo cukup menggembirakan. Kami berharap tahun depan makin meriah,” terang Erga (ngger), Ketua Panitia.

Lanjut Erga, Dari sejarah itulah, paguyuban dan Perkumpulan anak muda – mudi Desa Kedungasri berbagai agama kumpul jadi satu untuk mengelar ritual ini, arak-arakan yang di mulai dari makam Desa Kedungasri mengelilingi Desa dan berakhir diareal persawahan Desa setempat. Dalam arak-arakan tumpeng dan takir tersebut juga diiringi hadrah Sholawatan, ganjur dan dramben,” ungkapnya.

Gerebeg Takir Sewu Kedungasri Tegaldimo (1)

Acara semakin meriah kala tumpeng dan takir tersebut usai diarak warga. Ratusan warga yang datang di berbagai penjuru di Kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi telah lama menunggu selanjutnya berebut tumpeng serta takir  yang dinilai sebagai perwujudan syukur dari Tuhan Yang Esa.

“Saya dapat makanan dari takir, dan mendapatkan sayur serta buah-buahan. Alhamdulillah semoga ditambah berkah,” ucap Damiri warga Desa Glagahagung, Kecamatan Purwoharjo.

Sementara itu, Sekertaris Kecamatan (Sekcam) Tehaldlimo bernama H. Bisri, SH menyampaikan acara Grebeg Tumpeng dan arak takir mengaku bangga atas inisiasi warganya tersebut. Pasalnya mereka tidak hanya telah mampu menggerakkan adat budaya tetap lestari, di sisi lain roda ekonomi dan syukur terus berjalan.

“Saya mewakili Camat Tegaldlimo mengucapkan terima kasih. Semoga di tahun depan lebih meriah dan akan melibatkan Forpimka Tegaldlimo,” ungkap Sekcam ini. Ritual Gerebeg Tumpeng dan takir ini dilakukan baru kali ini secara meriah oleh seluruh warga Desa Kedungsari dan sekitarnya. Harapannya tak hanya sekedar menjadi ritual, tapi juga sebagai budaya dan wisata baru yang perlu dilestrikan.

Reporter : Siswanto

Editor : Setiawan

banner 970x90









Loading...

# #banyuwangikab #gerebeg takir sewu #kedungasri banyuwangi

Author: 
    author

    Related Post

    banner 800x600)

    Leave a reply