Rabu, November 25, 2020
Beranda JATIM BANYUWANGI Traveller Danu Sayogo : 5 Hari Tidak Cukup Mengexplore Wisata di Banyuwangi

Traveller Danu Sayogo : 5 Hari Tidak Cukup Mengexplore Wisata di Banyuwangi

REPORTERFendi/*

KABAR RAKYAT – Kesiapan Banyuwangi dalam menerima kedatangan para wisatawan di tengah musim pandemi, memberikan dampak positif. Baik dari segi pelayanan yang dilaksanakan oleh sejumlah pengelola destinasi wisata maupun dari kepuasan para wisatawan sendiri.

Tour guide Latifu Rizal, kembali mengkonfirmasi kabarrakyat perihal pesan dan kesan yang disampaikan oleh para wisatawan dari ibu kota, setelah ia pandu selama berkeliling menikmati keindahan dan kemegahan destinasi di Banyuwangi, beberapa hari yang lalu. Rabu, (4/11/2020).

Baca : Banyuwangi Dikucuri 10 Miliar Dana Hibah Pariwisata dari Pusat

Salah seorang rombongan traveller yang datang dari ibu kota, Danu Sayogo menuliskan pesan singkat memaluli emailnya tentang pesan dan kesannya selama berlibur di kota gandrung.

Isi dalam pesan singkat yang dia tulis, menyatakan jika bayangannya berlibur ke Banyuwangi selama lima hari merupakan waktu yang cukup untuk meng-explore seluruh lokasi wisata yang ada di Banyuwangi, ternyata anggapan yang salah.

Taman Nasional Alasa Baluran. Dok. Pribadi Traveller Danu Sayogo. (Ft. istimewa/fendi)

“Selama di Banyuwangi, rasanya sayang sekali untuk menyianyiakan waktu, karena banyak sekali sudu-sudut yang indah dan ramah wisatawan. Mulai dari makanannya yang cocok dengan lidah, harga yang murah hingga wisata yang beraneka ragam dan wajib dikunjungi. Saya pikir 5 hari di Banyuwangi cukup untuk mengexplore seluruh lokasi wisata, ternyata tidak.” Kesan Danu Sayogo yang ditulisnya.

Selain berkesan dengan kota Banyuwangi, Danu juga menuliskan pesan dan himbauan kepada traveller yang hendak berwisata ke Banyuwangi, untuk lebih bisa menyesuaikan dengan cuaca, agar jadwal wisatanya bisa lebih maksimal.

Baca : Sate Manuk Emprit Kediri Dipercaya Jaga Stamina

“Khusus untuk traveller yang ingin berwisata ke Banyuwangi harus disesuaikan dengan kondisi cuaca, supaya lebih maksimal” tulisnya.

Lebih lanjut, Danu juga berpesan kepada pemerintah dan pengelola destinasi wisata setempat, agar bisa lebih memperketat SOP protokol kesehatan selama masa pandemi ini.

“Untuk pemerintah setempat, mohon untuk memperketat pelaksanaan protokol kesehatan disaat pandemi saat ini” tulis Danu Sayogo.***

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca