Jumat, November 27, 2020
Beranda JATIM TRENGGALEK Trenggalek Lima Besar Terbaik Penanganan Covid-19 Jatim

Trenggalek Lima Besar Terbaik Penanganan Covid-19 Jatim

REPORTERRudi Sukamto

KABAR RAKYAT – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Trenggalek, Drs. Benny Sampirwanto, M.Si, memberikan reward dan punishment pada daerah yang melakukan penanganan Covid-19 terbaik dan terburuk.

Penghargaan untuk tiga kecamatan penanganan terbaik dan tiga kecamatan dalam penanganan terburuk dilaksanakan di Mapolres Trenggalek, Selasa (20/10).

Dalam sambutannya, Benny mengajak semua elemen masyarakat di untuk terus meningkatkan dan pertahankan prestasi yang diraih.

Baca : Antisipasi La Nina Gubernur Jatim Meminta Instansi Detailkan Mitigasi

“Capaian ini tidak lepas dari peran serta TNI-Polri maupun organ Satgas Covid yang senantiasa sigap untuk menegakkan disiplin dan menghimbau masyarakat terus disiplin protokol kesehatan,” jelasnya.

Disampaikan Benny, pada 2 Maret lalu, virus corona disease 2019masuk ke Indonesia berkembang cepat ke seluruh penjuru, 12 Maret Covid masuk Jawa Timur. Tercatat ada 48.690 kasus Covid-19 di Jawa Timur, dan tercatat korban Covid di Trengalek 267 kasus.

Kasus Covid-19 di Jawa Timur sempat cukup besar, namun penanganan Covid juga dinyatakan terbaik. “Bahkan Presiden menyampaikan kalau ingin sukses penanganan Covid belajarlah ke Jawa Timur,” imbuhnya.

Baca : Kapolda Jatim Silaturahmi Ulama NU Pamekasan

Sementara itu, Kapolres Trenggalek, AKBP Dony Satria Sembiring, menambahkan pemberian reword dan punishment bertujuan untuk evaluasi kerja keras Satgas Covid.

“Tiga terbaik dan tiga terburuk tidaklah cukup, kalau perlu ditambah lagi. Bulan Desember akan dilakukan evaluasi kembali. Simbol bendera tengkorak diharapkan menjadi pemacu semangat untuk bekerja lebih baik,” ungkap  AKBP Dony.

Dandim 0806 Trenggalek, Letkol Arh Uun Samson Sugiharto juga sampaikan pesan jangan lelah mengingatkan masyarakat untuk berdisiplin protokol kesehatan.***

EDITORSetiawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca