Truk Gandeng Langgar Jalur, Tewaskan Satu Pengendara Motor

  • Whatsapp

 

Foto :  Truk Gandeng penyebab tewasnya pengendara motor di Genteng Wetan, Banyuwangi, Minggu(7/3/2021).

Bacaan Lainnya

KABAR RAKYAT– Sebuah truk gandeng yang melanggar jalur lalulintas di Genteng wetan, Kabupaten Banyuwangi menyebabkan pengendara motor jiwanya melayang. Kejadian tersebut tepat di depan masjid , Genteng wetan arah pasar Genteng dimana jalur tersebut dilarang kendaraan berat apalagi truk gandeng mintas.

Kejadian kecelakaan lalulintas di sebuah truk gandeng menabrak pengendara motor Honda Scoopy , mengundang keprihatinan warga Genteng, Minggu malam ( 7/3/2021). Apalagi kejadian tabrakan itu terjadi di jalur lalulintas yang melarang truk melintas.

Truk Truk Hino warna Hijau No.Pol : P 9235 UR nekat masuk di kawasan padat lalintas arah pasar induk Genteng, Kabupaten Banyuwangi. Informasi yang dihimpun Kabarrakyat.id menerangkan, sepeda motor Scoopy nopol N. 3720-KD Wicaksono (39) yang dibonceng Aisa Argila Jl.Surimun Ry01/01 Desa Beji Kecamatan junrejo, kabupaten Malang melintas dari arah utara mengarah ke barat. Namun dari arah timur truk gandeng nopol P 9235 UR SBB memaksa.masuk.jalur larangan kendaraan berat melintas. Begitu motor menyeberang dikejutkan dengan truk gandeng yang menyelonong ke barat.

” Korban meninggal akibat menghantam bagian pengaman samping truk hingga motor terjatuh. Satu korban mengalami luka ringan dan seorang meninggal dunia akibat luka berat di bagian kepala,” jelas Kapolsek Genteng Kompol.Sudarmaji, Senin (8/3)2021).

Korban atas nama Wicaksono(39) meninggal dunia di rumah sakit umum Genteng, sementara Aisa Angelina dirawat intensif di RSUD Genteng karena luka serius di bagian tangan dan kaki.

Terkait kasus ini Satlantas Polresta Banyuwangi tengah melakukan penyidikan terhadap sopir truk atas nama Untung, Warga Lemahbangdewo, Kecamatan Rogojampi.

Warga Genteng mengaku prihatin atas kejadian ini.Pasalnya, meski ada larangan truk masuk tengah kota tetap sopir nekat menerobos.

” Melihat pelanggaran sopir truk itu saya miris. Apakah kurang jelas rambu larangan masuk tersebut. Atau memang truk itu mendapat ijin polisi melintas. Kalau melihat kondisi jalan sangat riskan kendaran masuk ke tengah kota,” ungkap Kiki (37) warga Genteng.

 

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *