Minggu, November 29, 2020
Beranda BERITA PENDIDIKAN Unitomo Kolaborasi JMSI Jatim Daftar Jadi Lembaga Pengejui UKW

Unitomo Kolaborasi JMSI Jatim Daftar Jadi Lembaga Pengejui UKW

REPORTER*/Setiawan

KABAR RAKYAT – Universitas Dr Sutomo (Unitomo) Surabaya berkolaborasi dengan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jatim mengajukan menjadi Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Berkas pengajuan disampaikan Wakil Ketua JMSI Jatim, Kanti Wiyoto ke Dewan Pers, di Jakarta, Rabu (11/11/2020).

Berkas diterima Ketua Pendataan Dewan Pers, Ahmad Jauhar. “Terimakasih, berkas Unitomo yang berkolaborasi JMSI Jatim untuk menjadi lembaga UKW, kami terima,” kata Ahmad Djauhar, Wakil Ketua Dewan Pers.

Baca : Tim ASIDEWI Melatih Keterampilan SDM Kepariwisataan di Rejang Lebong

“Untuk selanjutnya menunggu keputusan pleno Dewan Pers,” imbuh Wakil Ketua Dewan Pers ini.

Proses pengajuan menjadi tim penguji UKW Unitomo bermula saat Raker JMSI Jatim di Grand City Surabaya 22 Oktober 2020. Saat itu juga Ketua Bidang Peneliti, Pendataan dan Ratifikasi Pers, Dewan Pers hadir di acara tersebut.

Baca : 20 Orang Disabilitas Dilatih Keterampilan Dinsos

“Unitomo bermaksud mengajukan menjadi penguji UKW,” ujar Wakil Rektor IV Unitomo, Dr Meithiana Indrasari saat itu.

Menanggapi hal itu, Ahmad Djauhar mempersilakan Unitomo mengajukan diri dengan syarat sesuai ketentuan Dewan Pers, diantaranya di Universitas tersebut terdapat beberapa tenaga ahli dari wartawan yang sudah lulus dan memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Utama, dan beberapa syarat lainnya.

Selanjutnya Unitomo mengadakan pembicaraan dengan JMSI Jatim dan melengkapi persyaratan yang ditentukan. “Sudah lengkap sesuai yang diminta Dewan Pers,” ujar DR Meithiana Indrasasi.

Baca : Tandon Cuci Tangan  Rutin Diisi BPBD Bondowoso

Ketua JMSI Jatim, Eko Pamuji menyambut baik dan menyatakan kesiapannya berkolaborasi dengan Unitomo.

“Ini semata-mata ingin membantu media siber di Jatim agar memenuhi syarat sebagai media pers yang disyaratkan Dewan Pers. Kami akan mengawal mereka sampai terverifikasi factual Dewan Pers,” ujarnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca