Wabup Irwan Resmikan Jembatan Pantekosta Yang Viral 

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Jembatan Pantekosta di Kelurahan Dabasah, Kecamatan Bondowoso mendadak viral, bahkan menjadi buah bibir warga Jakarta. Bentuknya yang menarik dan instagramable tentu menjadi daya tarik sendiri. Banyak masyarakat yang datang untuk berswafoto. Bahkan, warga Bondowoso yang tinggal di Jakarta pun turut dibuat penasaran.

Seperti diakui Wakil Bupati Irwan Bachtiar Rahmat, saat peresmian Jembatan Jembatan Pantekosta Kelurahan Dabasah RT 27 RW 06.

“Jembatan ini viral juga di Jakarta. Warga Bondowoso yang tinggal di Jakarta sendiri sampai tanya sama saya, di Bondowoso di mana ada jembatan kayak gini,” katanya sembari menirukan sejumlah pesan dari warga luar kota padanya. Senin (11/1/2021).

Ia menerangkan pembangunan ini direncanakan sebelum pandemi. Sementara untuk yang pinggiran masih dijadwalkan ulang.

“Kenapa ini didahulukan karena ini jembatannya sudah goyang. Sudah mau roboh makanya diprioritaskan. Bahkan sebelum dibangun hampir ada korban,” jelasnya.

Untuk itu, Wabup Irwan berharap agar masyarakat memanfaatkan dan memelihara jembatan ini. Di lain sisi, pihaknya akan mendorong untuk pemberdayaan masyarakat di sana terutama peningkatan perekonomian warga.

“Tempo hari embrio untuk kampung kelir juga ada ibu-ibu sudah merencanakan itu. Khususnya juga bank sampah. Sehingga itu akan kita dorong akan kordinasi dengan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga,” kata Politisi PDIP itu.

Untuk informasi, perbaikan jembatan tersebut dilakukan awal November 2020, dengan menelan anggaran Rp 1,4 miliar lebih. Jembatan yang dibangun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bondowoso itu merupakan akses utama bagi warga di Pedukuhan Tarbiya.

Sementara itu, warga Pedukuhan Tarbiya, Pendeta R Yvonne Killala mengaku sangat bersyukur dengan dibangunnya jembatan tersebut.

“Memang sebelum dibangun jembatan ini rusak berat. Hampir terjadi korban. Jembatan sebelumnya sudah sekitar 39 tahun,” jelasnya.

Jembatan yang dibangun tersebut sangat bermanfaat bagi warga di sekitar Pantekosta.

“Karena banyak warga sini yang aktifitasnya di pasar untuk berjualan,” imbuhnya.*

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *