Jumat, November 27, 2020
Beranda TOKOH INSPIRATIF Wagub Emil Harap Relevansi Santri Mampu Tingkatkan Daya Saing Digital Ekonomi

Wagub Emil Harap Relevansi Santri Mampu Tingkatkan Daya Saing Digital Ekonomi

Webinar Sumpah Pemuda dan Hari Santri

KABAR RAKYAT – Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap 28 Oktober tidak lepas dengan Hari Santri di Indonesia. Pasalnya, sosok santri itu sendiri identik dengan keberadaan pemuda dan pemudi.

Untuk itu, perannya di setiap pondok pesantren (Ponpes) diharapkan dapat membangun daya saing tersendiri di sektor digitalisasi perekonomian.

“Kalau kita membahas Hari Sumpah Pemuda, maka tidak bisa lepas dari sosok santri yang kebanyakan adalah pemuda dan pemudi,” ujar Wagub Emil Dardak saat Webinar Sumpah Pemuda dan Hari Santri virtual bersama TV 9 di Gedung Bank Indonesia Surabaya, Rabu (28/10) siang.

Baca : Kiai, Mubalig, dan Guru Ngaji se-Banyuwangi Dukung Ipuk-Sugirah

Untuk itu, Wagub Emil menjelaskan, bahwa peringatan Hari Sumpah Pemuda terdapat relevansi yang kuat dengan perayaan Hari Santri 22 Oktober lalu, khususnya dalam sektor digitalisasi perekonomian.

Peran pemuda Pondok Pesantren (Ponpes) dinilai dapat menambah daya saing tersendiri. “Ini tentunya akan menjadi nilai tambah bagi pesantren,” terangnya.

Namun dirinya berharap, nilai-nilai yang sudah tertanam di dalam Ponpes tidak boleh bergeser. Hal ini menjadi tugas tersendiri bagi para santri untuk menjaga keduanya tetap berjalan.

Baca : Pengrajin Telur Hias ‘Endog-endogan’ di Banyuwangi Banjir Berkah Maulid Nabi

“Digitalisasi dan nilai-nilai luhur di pesantren ini tidak bertentangan. Jadi tradisi tetap dijalankan, tetapi kemajuan tidak ditolak,” harapnya.

Untuk itu dirinya meyakini, melalui para santri di seluruh Ponpes akan muncul ide-ide orisinil yang bisa membawa kemajuan perekonomian di Jatim dan Indonesia. “Justru yang akan menjadi trend center atau memberikan masukan terhadap pemulihan ekonomi adalah dari kaum santri,” urainya.

Baca : Siang Ini ABB Unras Refleksi Sumpah Pemuda

Sebagai bentuk dorongan kepada para santri, Wagub Emil mencontohkan, bahwa saat ini Pemprov Jatim terus meningkatkan SDM di seluruh Ponpes melalui program One Pesantren One Product (OPOP).

Diharapkan, program tersebut bisa semakin memberdayakan para santri di Jatim. “Baik yang masih di dalam Ponpes maupun yang sudah alumni,” jelasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca