Wajib Tahu !! Kota Probolinggo Terapkan Physical Distancing

  • Whatsapp
IMG-20200327-WA0002_resize_43
Walikota Probolinggo Habib Hadi Zaenal Abidin dan Kapolresta AKBP.Ambaryadi Sosialisasikan Cegah Covid -19.

Kabar Rakyat Pemerintah Kota Probolinggo bersama aparat keamanan, memberlakukan Physical distancing atau pembatasan jarak fisik orang dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona.

Pemberlakukan itu mulaii Sabtu dan Minggu pukul 19.00 hingga dini hari (29/3/2020).

Read More

banner 645x400

Physical distancing diterapkan sejak Sabtu malam (28/3/2020) dan Minggu malam (29/3/2020) oleh petugas gabungan TNI / Polri ,Satpol PP di wilayah Kota Probolinggo.

Meliputi kawasan jalan protokol jl. Suroyo, Jl P.Sudirman, hingga Alun-alun Kota. Pembatasan fisik ini sementara diberlakukan Sabtu dan Minggu. Namun begitu, situasi ini bisa berubah sesuai perkembangan penangan Covid -19.

Baca juga: Kompak, Satgas TMMD 107 bersama Warga Angkut Material

Kapolres Probolinggo Kota AKBP.Ambaryadi Wijaya menjelaskan, aturan Physical distancing tindakan yang direkomendasikan WHO dalam upaya pencegahan virus Corona.

Penerapan Physical distancing bagian penting cegah dini penanganan penyebaran virus Corona. Tidak ada yang lebih efisien kecuali tindakan pencegahan.

Bisa dibayangkan jika pencegahan tidak segera disadari oleh masyarakat apakah rumah sakit siap menampung jumlah pasien. Bagaimana tim medisnya, sungguh sesuatu yang sulit jika terjadi di Indonesia.

“Beberapa rumah sakit rujuk misalnya sudah mulai kelebihan kapasitas dalam menangani Corona seperti RSSA Malang,” kata AKBP. Ambaryadi Wijaya.

Ambaryadi juga meminta masyarakat Probolinggo sadar untuk pencegahan dan tidak harus menunggu tindakan dari aparat keamanan.

“Sosialisasi sudah. Bagaimana kita sadar untuk mencegah virus Corona. Cara hidup bersih, cuci tangan, tidak keluar rumah, gunakan masker jika sakit dan segera berobat,” tegasnya.

Baca juga: Sepekan Lebih TMMD 107 Wujudkan Mimpi Warga Desa Tlogosari

Tidak kalah penting Physical distancing atau menjaga jarak jika memang terpaksa berinteraksi dengan orang lain.

Kapolres Probolinggo ini juga menyampaikan, masyarakat tetap rileks meski aturan tegas Pemerintah diberlakukan.

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *