Wakil Bupati Senang Kabupaten Bondowoso Prestasi

144 views
banner 468x60)
Wabup Bondowoso Irwan Bahtiar Rahmat

Foto: Wabup Bondowoso Irwan Bahtiar Rahmat (Ifa)

KABARRAKYAT.ID – Wakil Bupati, H. Irwan Bachtiar Rahmat ikut senang kabupaten Bondowoso meraih prestasi, Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Terbaik ke-I Tahun 2019 Katagori Kabupaten se–Provinsi Jawa Timur, pada acara Musrenbang Provinsi Jawa Timur, di Surabaya, Selasa (09/04/2019).

“Alhamdulillah dalam tahap awal dipemerintahan yang baru ini kita bisa meraih predikat PPD terbaik ke 1 se Jawa Timur. Ini tak lepas dari kerjasama  semua rekan-rekan OPD yang bekerja keras menjadikan Bondowoso Melesat,”jelasnya.

Seperti diketahui, penghargaan  itu langsung diberikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di dampingi Wagub Emil Elestianto Dardak kepada Bupati Bondowoso KH.Salwa Arifin.

Lebih jauh dijelaskan H. Irwan, penjurian sendiri dilakukan melalui proses berjenjang dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk dari kalangan profesional, akademisi serta praktisi pembangunan.

Objek dan ruang lingkup penilaian mencakup dokumen Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), proses penyusunan RKPD, pencapaian pelaksanaan dokumen RKPD dan inovasi yang dikembangkan serta penilaian khusus terkait pelaksanaan pembangunan di daerah.

“Penghargaan Pembangunan Daerah adalah bentuk apresiasi atas kerja keras daerah dalam merencanakan dan mencapai target pembangunan. Saya berharap, penghargaan ini mampu mendorong setiap daerah, baik di tingkat  Kabupaten, hingga Kecamatan, untuk berlomba-lomba menyiapkan dokumen RKPD secara lebih baik, konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat dilaksanakan,” ungkapnya.

Tidak lepas dari (SAKIP ) Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan, dimana sistem ini merupakan integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan. Dalam hal ini, setiap organisasi diwajibkan mencatat dan melaporkan setiap penggunaan keuangan negara serta kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku.

“Sedangkan LAKIP adalah Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan. LAKIP merupakan produk akhir SAKIP yang menggambarkan kinerja yang dicapai oleh suatu instansi pemerintah atas pelaksanaan program dan kegiatan yang dibiayai APBN/APBD,”ujarnya.

Penyusunan LAKIP berdasarkan siklus anggraan yang berjalan 1 tahun. Dalam pembuatan LAKIP suatu instansi pemerintah harus dapat menentukan besaran kinerja yang dihasilkan secara kuantitatif yaitu besaran dalam satuan jumlah atau persentase. Manfaat dari LAKIP bisa dijadikan bahan evaluasi terhadap instansi pemerintah yang bersangkutan selama 1 tahun anggaran.

“Berapa besar dana yang telah dan akan dihabiskan”, menjadi, “Berapa besar kinerja yang dihasilkan dan kinerja tambahan yang diperlukan”, agar tujuan yang telah ditetapkan di akhir periode bisa tercapai,” pungkasnya.

Reporter : Ifa

Editor : Richard

banner 468x60)

#Bondowoso Terbaik #Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Terbaik ke-I Tahun 2019

Author: 
    author

    Related Post

    banner 468x60)

    Leave a reply