Jumat, November 27, 2020
Beranda JATIM BANYUWANGI Warga Berebut Ikan Sungai Bendungan Karangdoro

Warga Berebut Ikan Sungai Bendungan Karangdoro

REPORTERJaenudin

KABAR RAKYAT – Puluhan warga Karangdoro melaksanakan tradisi mencari ikan ramai-ramai di sepanjang sungai Bendungan, Desa Karangdoro, Kec. Tegalsari, Kab. Banyuwangi, Senin (19/10/2020).

Perlu tahu, Bendungan Karangdoro adalah bangunan cagar budaya, peninggalan Belanda yang dibangun pada tahun 1921. Hingga kini Sungai Bendungan masih berfungsi mengaliri irigasi persawah seluas 16.165,ha.

Baca : Dosen Poliwangi Bangun Theme Park ‘Tanaman Obat Keluarga’

Warga yang datang tidak hanya disekitaran bendungan, namun juga datang dari luar kecamatan Tegalsari. Peralatan yang dibawa warga setempat berupa jala, jaring dan serok ikan. Warga menunggu di bibir sungai sampai waktu pengeringan air bendungan tiba.

Hasil tangkapan ikan di Sungai Bendungan, Karangdoro.

Tepat jam 07.00 wib, pengeringan air (pasatan, istilah jawa) dilakukan. Warga mulai mempersiapkan alat penangkap ikan. Pelaksanaan pembukaan Dam di bendungan Karangdoro dilakukan oleh Kordinator Eksploitasi Air Irigasi Bangorejo, Selamet Widodo.

Selamet menyebut proses pengeringan dilakukan untuk membersihkan tanah atau lumpur yang mengendap. “Kegiatan ini bertujuan untuk mebersihkan lumpur dan tanah yang mengendap. HIPPA dan warga bareng – bareng bersihkan walet lumpur,” Terangnya.

Baca : Wisata GWD Banyuwangi Konsisten Jaga Kebersihan

Pembungan air ini dilakukan setiap 6 bulan sekali, melihat kebutuhan petani. “Biasanya pembuangan kita laksanakan sampai 15 hari, karena kebutuhan Pondok juga menyelamatkan tanaman di MK2, kita lakukan hanya 3 hari,” ucap Selamet Widodo.

Sementara warga Sumarji (55), mengaku senang walau harus berebut lokasi untuk menabur jala ke sungai. “Saya cukup senang walau tahun ini hasil tangkapan kami tidak sebanyak tahun lalu,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

POPULER

error: Selamat Membaca