Warga Bunga Mayang Tolak Perpanjangan HGU

  • Whatsapp
Sengketa Tanah HGU
Sengketa Tanah HGU

KABARRAKYAT.ID – Sengketa lahan perkebunan di Kecamatan Bunga Mayang Kabupaten Lampung Utara, Provinsi Lampung terus menggelinding bak bola salju. Ketua Ormas Sabai Sai, Syahbuddin Hasan melalui kuasa hukum  Ormas Sabai Sai, Rozali SH mengklaim sebagai pemegang kuasa khusus dari tokoh tiuh/desa. Mereka keras menolak ada perpanjangan tanah hak guna usaha (HGU) milik PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) VII, bagian BUMN (Badan Usaha Milik Negara).

“Saat ini tim kuasa tokoh tiuh akan melayangkan surat ke Presiden RI berisi keberatan ada perpanjangan HGU  PTPN VII selama 25 tahun,” ungkap Syahbuddin, Rabo (3/10/2018).

Read More

Baca juga:

Informasi diterima, data yang dikirimkan kepemeringtah pusat, berupa surat ormas; Nomor : 08/01/A1/SB/LU/IX/2018.tentang Penolakan Izin Hak Guna Usaha HGU Nomor : 07/SK.S/1989 yang di kuasai PTPN VII/UU.PG Bunga Mayang. data pendukung dari (8) tiuh atau desa terlampir,tembusan disampaikan, ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia,Kepada-Kapolri, Kapolda Lampung,Kepada Geburnur Lampung,Kepada Kanwil BPN Prop Lampung. “Kita sudah layangkan surat ke sejumlah pihak,”ujar syahbuddin.

Kuasa Hukum Ormas Sabai Sai, Bapak Rozali.SH berharap suat penolakan pemberian HGU ke pemerintah pusat dan pihak lainnya ditanggapi.

Keinginan warga, diharapkan semua hak warga atas tanah perkebunan dikembalikan pada masyarakat. “Kita berharap tanah status HGU dikembalikan pada masyarakat,” ungkapnya.

Reporter: Kir/**

Editor: Coi/Choiri



Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *