Heboh, Satu Warga Ketapang Meninggal di Pelabuhan LCM

  • Whatsapp
Petugas berpakaian hazmat evakuasi korban.
Gugus Tugas Covid-19: Punya riwayat penyakit lain, bukan karena virus Corona

KABAR RAKYAT – Di masa pandemi Covid-19. Warga dikejutkan ada satu orang pingsan sempat kejang pingsan dan akhirnya meninggal dunia, Sabtu, 23 Mei 2020 siang.

Identitas korban inisial Jef seseorang dikenal sering membantu operasional pelayaran dan selalu stand by di Pelabuhan Penyebarangan Ketapang Landing Craft Machine (LCM).

Read More

banner 645x400

Lokasi berdekatan dengan kantor Desa Ketapang, Kantor Polsek Kalipuro dan Kantor Pelabuhan ASDP Ferry Indonesia.

Pantauan di lapangan,  Sunoto seorang Relawan Asongan, biasa operasi di Pelabuhan ASDP dan Pelabuhan LCM membenarkan bahwa ada orang sempat lama tidak sadarkan diri. Kemudian ada mobil ambulance bersama petugas berpakaian hazmat membawanya ke RSUD Blambangan, Banyuwangi.

“Orang yang pingsan dan meninggal dunia  warga Desa Ketapang. Sepengetahuan warga, dia punya riwayat penyakit epilepsi,” kata Sunoto.

Relawan Asongan ini, mengaku korban dikenal memiliki kesibukan membantu untuk kelancaran operasional pelayaran dan  Slalu standby di Pelabuhan LCM, pungkas Sunoto.

Baca juga: Rapid Test Pedagang dan Pengunjung Pasar, 6 Orang Reaktif

Baca juga: Transaksi Sabu di Jalan Lintas Kuala Kurun – Palangka Raya Dibekuk Polisi

Terpisah, Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Banyuwangi, dr. Widji Lestariono, MM.Kes mengatakan memang benar ada orang pingsan terus meninggal dunia di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi.

“Kematian salah orang yang dibawa ke RSUD Blambangan itu bukan gejala  Covid-19 melainkan punya penyakitnya lain,” jelas dr. Widji yang akrab di sapa dr. Rio.

Setelah dari RSUD Blambangan, korban diketahui warga Ketapang itu langsung dimakamkan dengan  prosedur pemulasaraan jenazah sesuai SOP Covid-19.***

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *