Warga Korban Banjir Lumajang Bangun Jembatan Darurat

  • Whatsapp
Pasca Banjir Tetap Silaturahmi. Warga bangun jembatan darurat hasil swadaya mandiri penghubung dua desa Sememu dan Gesang, Tempeh, Lumajang

KABAR RAKYAT – Jembatan darurat hasil swadaya mandiri yang dibangun secara gotong royong oleh warga di dua desa, Sememu dan Gesang, Tempeh, Lumajang bisa manfaat. Meskipun kondisinya rawan bahaya, butuh keberanian melintasinya.

Diketahui, warga masyarakat di dua desa, Sememu dan Gesang ikut terdampak banjir badang akhir bulan Februari, lalu. Pasalnya jembatan permanen penghubung dua desa itu putus akibat banjir.

“Paling tidak silaturahmi warga desa Sememu dan Gesang tidak lagi terputus,” ungkap warga setempat.

Muda Warga Dusun Darungan Desa Gesang ditemui Kabar Rakyat.,

Kekuatan gotong royong warga Sememu dan Gesang tidak diragukan lagi. Meski kondisi jembatan darurat tetap rawan bahaya, tapi bermanfaat. Untuk mewujudkannya, warga sengaja iuran bambu. Jembatan darurat berdiri di timur jembatan rusak.

Warga Dusun Darungan, bernama Muda (35) mengungkapkan semua dilakukan secara gotong royong pasca banjir dan koordinasi dengan pemerintah desa setempat.

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *