Waspadai Jumlah ODR Virus Corona Di Kabupaten Probolinggo Meningkat, Masyarakat Diminta ikuti Anjuran Pemerintah

  • Whatsapp
Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr.Anang Boedi Yoelianto minta warga ikuti anjuran pemerintah cegah dini.

KabarRakyat – Pemkab Probolinggo melalui Satgas Covid -19 merilis 2 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) setelah melakukan perjalanan dari Umrah. Kedua pasien kini dalam penanganan tim medis di rumah sakit Sidoarjo dan Saiful Anwar di Malang.

Satgas Covid -19 Kabupaten Probolinggo terus mengamati perkembangan penyebaran virus Covid -19 dengan cara melalukan pengawasan dan pencegahan dini melalui tim medis. Sejak ditetapkan siaga darurat per 16 Maret 2020 hingga 31 Maret 2020, masyarakat diminta ikuti anjuran Pemerintah.

Read More

banner 645x400

Juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo dr. Anang Boedi Yoelianto didampingi Kadis Kominfo Yukius Cristian mengindikasikan 2 pasien dalam pengawasan (PDP) asal Kabupaten Probolinggo yang sudah dalam penangan tim medis.

“PDP pertama asal Kecamatan Kraksaan itu sudah berada di RSUD Sidoarjo. Ia tiba sekira pukul 15.30 dan langsung dilakukan penanganan. Dari hasil tracking pasien ini datang dari umrah. Sedang pasien kedua balita berusia 3 tahun asal Kecamatan Dringu terpapar covid -19 setelah dibawa orang tuanya menghadiri acara di Surabaya. Posisinya kini dalam perawatan di Rs.Saiful Anwar di Malang”, ungkap dr.Anang, Sabtu (21/3)2020).

Jika nantinya PDP atau bisa disebut suspect ini positif, makan akan dilakukan penanganan tindakan pasien Covid-19. Namun jika negatif, maka bisa dikategorikan sakit pneumonia biasa.

” Yang paling penting masyarakat harus waspada jangan panik dan senantiasa hidup sehat. Menjaga kebersihan, cuci tangan setelah melakukan aktifitas di luar rumah, menghidari kerumunan banyak orang, sosial diatancing ( menjaga jarak dengan orang), mengenakan penutup masker khususnya yang sakit batuk,pilek biasa. Segera berobat jika merasakan demam atau ISPA ( gangguan pernafasan). Tetap tenang dan hubungi Satgas Covid -19 atau dokter terdekat”, kata dr.Anang.

Tak hanya PDP, Pemkab Probolinggo juga merilis sebanyak 9 Orang Dalam Pengawasan (ODP). Sementara 164 adalah Orang Dalam Resiko (ODR). Untuk diketahui, Berdasarkan pedoman Covid-19 yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan, Pasien dalam Pengawasan atau PDP adalah mereka yang memiliki ciri Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), demam di atas 38 derajat Celsius. Pasien Selain diaertai gejala klinis lain seperti pilek, sakit tenggorokan, sesak nafas, pnumonia atau infeksi paru-paru ringan sampai berat, dan batuk.

Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) adalah orang yang melakukan kontak dengan pasien yang positif Corona. Dalam kondisi itu orang ini tidak menunjukkan gejala apapun nampak sehat. Tetapi memungkinkan orang tersebut tertular namun statusnya perlu dikonfimarsi secara medis. Untuk ODP sendiri, bisa dirawat di rumah, ODP tetap mendapatkan pemantauan dari tim medis baik puskesmas atau dinas kesehatan.

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *