Waspadai Penculikan Anak, Dinas Pendidikan Sebar Surat Edaran ke Sekolah-sekolah

  • Whatsapp
76952860_457937648241661_8355507584697892864_o
Suratno, Plt. Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi. Ft. facebook

KabarRakyat.ID – Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi mengambil mengambil sikap mengenai isu upaya penculikan anak yang kembali ramai diperbincangkan masyarakat.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno menegaskan, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan mengenai penculikan anak sekolah di wilayah Kabupaten Banyuwangi. “Kami belum menerima laporan kejadian,” kata Suratno saat dihubungi, Senin (24/2/2020).

Read More

banner 645x400

Meski demikian, Dinas Pendidikan Banyuwangi telah mengeluarkan surat edaran ke seluruh sekolah-sekolah di Banyuwangi agar orang tua maupun guru pendidik di sekolah lebih meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan terhadap peserta didik.

“Surat edaran yang kami buat adalah langkah preventif dan antisipatif. Dengan harapan tidak terjadi di Banyuwangi,” jelasnya.

Dalam surat edaran tersebut, dihimbau agar orang tua meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan penculikan peserta didik dengan cara memastikan yang mengantar dan menjemput peserta didik ke sekolah adalah orang tua atau wali yang sudah dikenali pihak sekolah.

Apabila yang menjemput bukan orang tua atau orang yang tidak dikenali oleh pihak sekolah, maka peserta didik harus berada di sekolah, dan kepala sekolah segera menghubungi pihak orang tua agar menjemput.

Selain itu, pihak sekolah juga harus membatasi peserta didik keluar lingkungan sekolah pada saat jam istirahat, termasuk untuk kepentingan membeli jajanan di luar sekolah. Oleh karena itu, kantin sekolah perlu menyediakan makanan dan minuman yang higienis. Disamping untuk kesehatan peserta didik juga untuk menghindari adanya penculikan anak berkedok penjual jajanan.

Reporter : fattahur

Editor : Richard

Related posts

banner 645x400
Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *