Wisatawan Gunung Ijen Sering Terobos Zona Berbahaya

  • Whatsapp
Komisi IV Sepakat Pembangunan Fasilitas Publik Kawah Ijen Dihentikan
Komisi IV Sepakat Pembangunan Fasilitas Publik Kawah Ijen Dihentikan

BANYUWANGI – Kasus meninggalnya wisatawan di Gunung Ijen dalam beberapa tahun terkahir terus terjadi. Dalam kurun waktru 3 tahun terakhir tercatat 5 wisatawan  yang mendaki ke Gunung Ijen meninggal dunia.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi,  Eka Muharram,  wisatawan yang meninggal pada saat mendaki Gunung Ijen karena  mereka menerobos zona berbahaya yang sudah ditetapkan oleh Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)

Kata dia, Zona berbahaya itu adalah radius 1 kilometer dari Kawah Gunung iIjen. Di radius itu seharusnya tidak boleh ada aktivitas masyarakat. Karena meski dalam status normal, potensi keluarnya gas beracun sangat tinggi, sehingga sangat berbahaya  jika terhirup oleh manusia.

 “Jadi kesadaranya harus dari pengunjung sendiri. Karena zona 1 kilometer itu sangat berbahaya. Jika ada yang memaksa, kondisi fisiknya harus benar- benar fit. Ijen ini dalam status normal. Jadi kita tidak bisa melakukan intervensi terlalu jauh,” kata Eka Muharram hari ini, Kamis (23/11/2017) di Banyuwangi.

Eka Muharram menambahkan, selama ini wisatawan  tidak menghiraukan peringatan tersebut. Sehingga  tidak jarang mereka terkena sesak nafas akibat menghirup gas belerang. Terlebih lagi pendakiannya dilakukan pada malam hari.

“Untuk itu, BPBD Banyuwangi menghimbau kepada para wisatawan yang berkunjung ke Gunung Ijen untuk tidak mendekati radius 1 kilometer dari danau kawah, karena cukup berbahaya,” ujur Eka Muharram

Sekedar diketahui, wisatawan asal Jember Jawa Timur, Budi Raharjo, meninggal dunia setelah melakukan pendakian di Gunung ijen, Minggu,  12 November 2017.

Korban meninggal dunia saat turun dari Kawah Gunung Ijen. Dan sempat mendapat perawatan di Puskesmas Licin Banyuwangi.

Reporter: Hermawan

Related posts

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *