Zainal Arifin Pakar Hukum Tatanegara Unibraw Beber Alasan Kosongnya Kursi Wakil Walikota Kediri

  • Whatsapp

KABAR RAKYAT – Kekosongan kursi Wakil Walikota Kediri yang sudah setahun kosong harus diisi kembali. Hal tersebut diutarakan Dr. Zainal Arifin Pakar Hukum Tatanegara, alumni Universitas Brawijaya Malang, dikantornya, Jl. Diponegoro Kota Kediri, Rabu (10/2/2021).

Mekanisme politik yang sudah diatur dalam undang-undang harus dijalankan. Namun banyak pihak yang bertanya kenapa sampai sekarang kekosongan Wakil Qalikota Kediri mengapa belum juga diisi. Diduga ada kepentingan politik yang bermain.

Bacaan Lainnya

“Sebagai ketua Asosiasi Pengajar Hukum Tatanegara di wilayah Eks Karisidenan Kediri, dalam hukum ketata negara kita, siapa yang mengisi bisa disiasati. Sehingga unsur politik disitu juga sangat berperan dalam pengisian kekosongan, “ujarnya.

Zainal menambahkan, sejak zaman dulu memang ada dua unsur kelompok, yakni kelompok nasionalis dan religius. Jadi peran sosial kekuatan keduanya itu harus benar dipahami. Kemudian diambil keputusan dalam pengisian kekosongan Wakil Walikota. Supaya nantinya bisa mewakili kedua kelompok tersebut.

“Ada beberapa partai politik di kota kediri. Untuk penataannya memang partai tadi harus benar- benar aspirasinya harus didengarkan. Secara struktur memang kekosongan Wakil Walikota harus diisi, “paparnya

Lebih Lanjut Pak Kaji Zen sapaan akrab Dekan Fakultas Hukum UNISKA Kediri ini menegaskan bahwasannya, mekanisme pengisian wakil gubernur, wakil bupati, dan wakil wali kota diatur dalam Pasal 176 UU Nomor 10 Tahun 2016.

“Disitu disebutkan jika Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Wali Kota berhenti karena meninggal dunia, permintaan sendiri, atau diberhentikan, pengisian Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Wali Kota dilakukan melalui mekanisme pemilihan oleh DPRD Provinsi atau DPRD Kabupaten/Kota.”kata Zainal.

Sementara itu Ketua Pansus Pengisian Wakil Walikota Kediri Azhari yang juga Politisi Partai Demokrat Kota Kediri mengungkapkan, sejauh ini pihaknya masih menunggu hasil evaluasi dari provinsi.

“Kita masih menunggu hasil atau keputusan dari Provinsi terkait pengisian kekosongan kursi wakil walikota Kediri,” ujarnya singkat. *

Pos terkait


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *