Bandara Bangkit, Ekonomi Jember Melejit

Apr 11, 2026 - 11:11
Apr 11, 2026 - 11:14
 0
Bandara Bangkit, Ekonomi Jember Melejit
Prof Agus Trihartono, Guru Besar FISIP Universitas Jember, saat Menyampaikan Pendapat dalam Forum Gus Bupati Menjawab, Jumat (10/4/2026)

KABAR RAKYAT, JEMBER - Reaktivasi bandara Jember kembali menjadi pembahasan hangat. Kali ini dalam forum diskusi “Gus Bupati Menjawab” yang digelar Bupati Jember Muhammad Fawait dengan sejumlah tokoh mulai akademisi, Pimpinan Bank Indonesia, Kepala BPS Jember, hingga Jurnalis senior, Jumat (10/4/26).

Dalam forum itu menegaskan bahwa pembukaan kembali akses udara dipandang sebagai strategi kunci untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jember.

Terungkap bahwa sejak awal berdirinya, Jember telah memiliki koneksi ekonomi berskala internasional. Salah satunya melalui komoditas tembakau yang menjalin hubungan dagang dengan Jerman. Sejarah ini menjadi dasar optimisme bahwa Jember memiliki potensi besar untuk kembali terhubung dengan pasar global.

Akademisi Universitas Jember, Agus Trihartono, turut menyoroti kekuatan sektor pendidikan di wilayah ini. Ia menyebutkan, Jember saat ini memiliki sekitar 31 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, yang menjadi pusat pertumbuhan sumber daya manusia.

“Kampus-kampus seperti Universitas Jember, UIN KHAS Jember, Universitas Muhammadiyah Jember, hingga perguruan tinggi swasta lainnya menjadikan daerah ini sebagai miniatur Indonesia, dengan mobilitas mahasiswa lintas daerah yang tinggi,” ujarnya.

Meski demikian, keterbatasan akses transportasi masih menjadi persoalan klasik. Perjalanan dari Jakarta menuju Jember melalui jalur darat maupun kereta api memakan waktu hingga 12–13 jam. Kondisi ini dinilai menghambat percepatan pertumbuhan, baik di sektor pendidikan maupun ekonomi.

Ia membandingkan, durasi perjalanan tersebut hampir setara dengan perjalanan udara dari Jakarta ke Eropa.

“Hal ini tentu menjadi tantangan serius dalam meningkatkan daya saing daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa reaktivasi bandara merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk membangun persepsi positif di mata investor. Menurutnya, konektivitas menjadi faktor penting dalam menarik investasi.

“Ketika Pemkab Jember berkomitmen menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, ditambah dukungan pemerintah pusat, maka peluang investasi akan semakin terbuka,” jelasnya.

Penguatan argumen tersebut juga didukung data dari Kepala Badan Pusat Statistik Jember, Peni Dwi Wahyu Winarsi. Ia memaparkan adanya lonjakan signifikan pada sektor transportasi udara.

“Penumpang berangkat meningkat 151,49 persen, penumpang datang 178 persen, pergerakan pesawat 179 persen, serta aktivitas bongkar muat naik hingga 277 persen,” paparnya.

Data itu mempertegas bahwa reaktivasi bandara bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan pemicu efek domino bagi pertumbuhan ekonomi Jember ke depan. Konektivitas yang semakin terbuka diyakini akan mempercepat arus investasi, mobilitas manusia, serta distribusi barang dan jasa di wilayah Jember.

Diketahui forum “Gus Bupati Menjawab” program baru yang diusung Bupait Jember untuk menjawab langsung setiap kritikan hingga mengurai setiap permasalahan yang ada di daerahnya secara langsung menghadirkan sejumlah pakar, praktisi, hingga instansi terkait baik horizantal maupun vertikal. Tak sekadar menjadi forum seremonial yang disuguhkan dibalik layar publik. Forum dialog Gus Bupati Menjawab disiarkan langsung melalui kanal Youtube Wadul Gus’e, sehingga membuka ruang repres ntatif masyarakat untuk terlibat langsung dalam diskusi. (zan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow