Petugas Lapas Banyuwangi Amankan Wanita Asal Bali. Diduga Selundupkan Sabu untuk Napi

Seorang wanita berinisial KS (26) asal Kabupaten Buleleng,Bali nekat selundupkan narkoba jenis sabu ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Banyuwangi saat membesuk seorang narapidana

Jul 17, 2026 - 08:58
Jul 17, 2026 - 08:58
 0
Petugas Lapas Banyuwangi Amankan Wanita Asal Bali. Diduga Selundupkan Sabu untuk Napi
Kalapas Banyuwangi, Solichin bersama jajaran saat konferensi pers upaya penyelundupan narkoba

KABAR RAKYAT, BANYUWANGI -- Seorang wanita berinisial KS (26) asal Kabupaten Buleleng,Bali nekat selundupkan narkoba jenis sabu ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Banyuwangi saat membesuk seorang narapidana.

Namun aksi nekat penyelundupan lima paket kecil sabu yang dibungkus kondom  dan disembuyikan di area vital itu berhasil digagalkan petugas Lapas Banyuwangi pada,Kamis (16/07/2026)

Kalapas Banyuwangi, Solichin mengatakan, KS datang ke Lapas untuk menjenguk warga binaan berinisial SL, narapidana kasus penyalahgunaan narkotika.

Sesuai prosedur, seluruh pengunjung diperiksa saat hendak masuk membesuk warga binaan. Saat dilakukan penggeledahan lebih lanjut, petugas menemukan benda mencurigakan yang disembunyikan di alat vital KS.

"Saat dilakukan penggeledahan badan, petugas menemukan lima paket diduga sabu dikemas dengan tisu serta lakban dan dibungkus kondom yang disembunyikan di dalam alat vital," ungkap Solichin.

Barang haram yang dibawa KS itu, rupanya hendak diberikan kepada pacarnya berinisial SL yang mendekam di blok hunian Lapas Banyuwangi. Keduanya langsung diamankan untuk diproses lebih lanjut.

Saat diinterogasi, SL mengaku bahwa lima paket sabu itu merupakan pesanan warga binaan lain berinisial IRM. Sementara KS diberi upah Rp 500 ribu untuk mengirim barang haram tersebut.

"Pembesuk perempuan serta dua warga binaan tersebut saat ini sudah kami amankan di sel isolasi untuk selanjutnya diserahkan ke Satnarkoba Polresta Banyuwangi," imbuh Solichin.

Kasat Narkoba Polresta Banyuwangi, Kompol Angga Perdana Brahmada mengaku akan melakukan pendalaman kasus ini.

"Ini sudah diserahkan dan selanjutnya akan kami petakan peran tiga orang yang diamankan. Kami masih akan lakukan pendalaman lebih lanjut," tegasnya.***

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

HARYADI Banyuwangi