Pemkab Jember Gerak Cepat Tangani Dugaan Keracunan MBG, Seluruh Biaya Korban Ditanggung Pemerintah

Jul 16, 2026 - 15:51
Jul 16, 2026 - 16:51
 0
Pemkab Jember Gerak Cepat Tangani Dugaan Keracunan MBG, Seluruh Biaya Korban Ditanggung Pemerintah
Ketua Satgas MBG Kabupaten Jember, Achmad Imam Fauzi

JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bergerak cepat menangani dugaan keracunan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bangsalsari. Seluruh korban dipastikan memperoleh perawatan medis tanpa biaya, sementara tim investigasi diterjunkan untuk mengungkap penyebab insiden agar tidak terulang.

Dugaan keracunan terjadi setelah menu MBG dibagikan kepada para penerima manfaat pada Selasa (14/7/2026). Sehari kemudian, sejumlah murid hingga seorang wali murid mengalami keluhan berupa mual, diare, sakit perut, pusing, dan tubuh lemas.

Sebagian korban masih menjalani perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, sedangkan lainnya telah diperbolehkan pulang setelah kondisi kesehatannya membaik.

Ketua Satgas MBG Jember, Achmad Imam Fauzi, mengatakan laporan dugaan keracunan diterima dari Koordinator Kecamatan (Korcam) MBG Bangsalsari pada Rabu (15/7/2026) malam. Informasi tersebut kemudian langsung diteruskan kepada Bupati Jember Muhammad Fawait untuk segera ditindaklanjuti.

Menurut Fauzi, Bupati Muhammad Fawait memberikan perhatian penuh terhadap kejadian tersebut dan menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait bergerak cepat memastikan penanganan korban berjalan optimal.

"Seluruh korban dipastikan mendapatkan pelayanan medis kedaruratan yang terbaik di fasilitas kesehatan. Semua biaya perawatan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah," tegas Fauzi, Kamis (16/7/2026).

Selain memastikan penanganan medis, Pemkab Jember juga segera mengambil langkah investigatif. Camat Bangsalsari diminta memantau kondisi para korban sekaligus mengamankan sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan untuk diperiksa di laboratorium.

Pada saat yang sama, Satgas MBG diterjunkan ke lokasi untuk mengumpulkan data dan menelusuri penyebab insiden sebagai bahan evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Jember.

"Hari ini tim Satgas turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan mendalam. Kami ingin memastikan penyebab utama insiden ini sehingga kejadian serupa tidak terulang," ujar Fauzi.

Hingga berita ini diterbitkan, hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan masih dalam proses analisis. Pemerintah Kabupaten Jember menyatakan akan menyampaikan perkembangan penyelidikan secara terbuka setelah investigasi dan uji laboratorium selesai dilakukan. (zan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow