Viral Teror Pocong di Patrang Jember, Pemkab dan Polisi Pastikan Video Hoax dan Hasil Editan AI

May 25, 2026 - 15:57
May 25, 2026 - 16:06
 0
Viral Teror Pocong di Patrang Jember, Pemkab dan Polisi Pastikan Video Hoax dan Hasil Editan AI
Kasat Binmas Polres Jember AKP Agus Kurniawan saat mendatangi rumah warga di Keluruhan/Kecamatan Patrang, Jember

JEMBER -- Video viral penampakan pocong di wilayah Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember, sempat menghebohkan masyarakat. Polisi memastikan video tersebut hoax dan hasil editan menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI) yang dibuat sejumlah pemuda untuk konten media sosial.

Video yang beredar luas melalui berbagai platform, salah satunya akun Instagram @expolejember, sempat memicu keresahan warga karena disebut menampilkan sosok pocong di sebuah rumah warga di Lingkungan Cangkring, Kelurahan Patrang.

Menindaklanjuti viralnya video tersebut, Polres Jember melalui Satbinmas bersama perangkat Kelurahan Patrang langsung turun ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar di tengah masyarakat.

Kegiatan itu dipimpin Lurah Patrang Hariyono bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua RW, serta Ketua RT setempat.

Kasat Binmas Polres Jember AKP Agus Yudi Kurniawan, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima aduan masyarakat terkait video viral tersebut.

“Malam hari ini kita tindak lanjuti aduan masyarakat terkait berita yang beredar di media sosial, yaitu keberadaan pocong di salah satu rumah warga di Lingkungan Cangkring, Kelurahan Patrang,” ujarnya, Minggu malam (24/5/2026).

Dari hasil penelusuran dan klarifikasi, polisi memastikan video itu tidak benar. Video tersebut diketahui dibuat oleh seorang pemuda berinisial ALF bersama teman-temannya di sebuah rumah milik LNL di Jalan Merpati, Kelurahan Patrang.

Mereka membuat foto menyerupai pocong lalu mengeditnya menggunakan teknologi AI sebelum diunggah ke media sosial.

“Alhamdulillah, ternyata berita tersebut tidak benar. Jadi, itu hanya hasil editan dari anak-anak kreatif sebetulnya, namun salah jalan,” kata AKP Agus Yudi Kurniawan. 

Menurutnya, awalnya konten tersebut hanya dibuat untuk kebutuhan story WhatsApp. Namun, video itu kemudian menyebar luas hingga memicu kepanikan dan keresahan warga.

“Alhamdulillah, sudah ketemu dan kita amankan, akan kita mintai keterangan di Polres Jember untuk mempertanggungjawabkan perbuatan tersebut,” tegasnya.

AKP Agus Yudi Kurniawan menambahkan, langkah cepat Satbinmas dilakukan sebagai bentuk tindakan preventif kepolisian guna mencegah dampak negatif dari penyebaran konten hoaks berbasis AI yang berpotensi menimbulkan teror, kepanikan, hingga gangguan keamanan masyarakat.

Dia juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Intinya, warga masyarakat enggak usah resah bahwasanya postingan-postingan tersebut adalah tidak benar. Jadi, warga masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah, bahwasanya Jember aman, nyaman, dan damai,” pungkasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow