Unisla Kejar Akreditasi Unggul, Targetkan Kampus Naik Level Tahun 2027
Universitas Islam Lamongan (Unisla) menargetkan seluruh fakultas dan program studi meraih akreditasi unggul sebagai langkah menuju Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) unggul tahun 2027. Saat ini, lima program studi di Unisla telah lebih dulu menyandang predikat unggul.
LAMONGAN - Universitas Islam Lamongan mulai tancap gas mengejar status kampus unggul. Seluruh fakultas dan program studi kini dipacu untuk meraih predikat akreditasi unggul sebagai bagian dari target besar menuju Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) unggul pada 2027 mendatang.
Target ambisius itu disampaikan Rektor Unisla, Abdul Ghofur, di tengah meningkatnya persaingan dunia pendidikan tinggi.
Menurut Abdul Ghofur, saat ini nilai APT Unisla masih berada di kategori “sangat baik”. Namun pihak kampus tidak ingin berhenti pada capaian tersebut dan mulai menyiapkan berbagai langkah percepatan mutu akademik.
“Karena target kita adalah APT unggul, maka beberapa unit kerja termasuk fakultas dan program studi harus memperoleh akreditasi unggul, baik melalui BAN-PT maupun LAM,” ujarnya, Senin (25/5/2026).
Langkah menuju kampus unggul itu sebenarnya sudah mulai menunjukkan hasil. Fakultas Agama Islam menjadi pembuka jalan setelah dua program studinya berhasil meraih predikat unggul lebih dulu.
Dua program studi tersebut yakni Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).
Capaian itu kemudian diikuti sejumlah program studi lain di lingkungan Unisla. Program studi Bahasa Inggris, Ekonomi Syariah, hingga Akuntansi kini juga telah resmi menyandang status unggul.
“Alhamdulillah, akuntansi sudah keluar nilainya unggul. Ekonomi Syariah juga sudah unggul. Jadi saat ini sudah ada lima program studi yang memperoleh predikat unggul,” katanya.
Tak berhenti sampai di situ, Unisla kini mulai menyiapkan fakultas lain untuk masuk proses akreditasi berikutnya. Fakultas Teknik menjadi salah satu fokus utama.
Program Studi Teknik Elektro dan Teknik Sipil ditargetkan menjadi prodi unggulan berikutnya. Sementara di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), program studi IPA dan Matematika juga sedang dipersiapkan secara intensif.
Bagi Abdul Ghofur, status unggul bukan hanya soal administrasi atau nilai dokumen semata. Predikat tersebut dianggap sebagai cerminan kualitas nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Unggul ini menunjukkan bahwa kinerja universitas sangat baik. Tidak hanya mengajar, tetapi juga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berjalan,” jelasnya.
Ia menambahkan, standar unggul juga mencakup kualitas dosen, fasilitas pembelajaran, sarana prasarana, hingga sistem tata kelola kampus secara menyeluruh.
Di tengah kompetisi perguruan tinggi yang semakin ketat, Unisla optimistis mampu membuktikan kualitasnya sebagai salah satu kampus swasta yang terus berkembang di Jawa Timur.
Menurut Abdul Ghofur, pencapaian akreditasi unggul nantinya bukan hanya berdampak bagi institusi kampus, tetapi juga memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Kalau prestasinya melampaui target yang ditentukan, tentu ada timbal balik dan dampak positif bagi institusi maupun masyarakat,” tuturnya.
Penulis : Yuga
What's Your Reaction?