Bupati Situbondo Rombak 26 Pejabat Eselon II, Target Ekonomi Digenjot
Bupati Situbondo merotasi 26 pejabat Eselon II untuk menyegarkan OPD dan membentuk super team birokrasi. Rotasi ini ditargetkan mampu mempercepat eksekusi program prioritas serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Situbondo.
KABAR RAKYAT,SITUBONDO – Bupati Situbondo melakukan rotasi dan pergeseran 26 pejabat utama Eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Situbondo. Langkah ini dilakukan untuk menyegarkan organisasi perangkat daerah (OPD) sekaligus menyesuaikan kompetensi pejabat dengan kebutuhan kinerja daerah.
Prosesi pelantikan dan rotasi jabatan tersebut digelar di Pendopo Rakyat Situbondo, Jumat (16/1/2026). Bupati menegaskan, rotasi jabatan merupakan hal wajar dalam organisasi guna memastikan efektivitas kerja dan pencapaian target pembangunan daerah.
“Saya harus merubah dan merotasi. Dua tahun memegang jabatan itu harus digulirkan. Dalam perusahaan pun ada reposisi agar bisa melangkah sesuai arahan dan kemanfaatan, tentu dengan spirit yang jelas,” ungkap Bupati dalam sambutannya.
Menurut Bupati, aset terbesar dalam sebuah organisasi bukan semata nilai barang atau anggaran, melainkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki. Investasi terhadap SDM disebutnya sebagai barometer utama keberhasilan organisasi.
Ia menilai kematangan SDM serta kedisiplinan pejabat akan menentukan jalannya roda pemerintahan OPD dalam mendukung visi dan misi besar Kabupaten Situbondo.
“Saya harus meramu komposisi agar mutasi ini menjadi super team. Itulah kunci naik kelas. Karena itu saya tidak terburu-buru melakukan uji kompetensi, saya ingin melihat komitmen terhadap program prioritas Situbondo,” paparnya.
Bupati juga mengakui sempat memiliki ekspektasi tinggi terhadap sejumlah pejabat. Namun seiring waktu, tidak semua menunjukkan kinerja sesuai harapan. Sebaliknya, ada pejabat yang awalnya tidak diperhitungkan justru mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
“Dalam uji kompetensi, saya melihat peringkat Eselon II dari atas sampai bawah. Nanti hasilnya akan saya sampaikan satu per satu kepada pejabat yang bersangkutan,” ujarnya.
Ia menegaskan, super team yang dimaksud adalah pejabat yang memiliki komitmen kuat terhadap Kabupaten Situbondo, baik dari sisi loyalitas maupun manfaat program yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Ini menjadi tantangan bagi pejabat baru. Kalau tidak perform, yang lain siap menggantikan. Bahkan ada sekitar lima jabatan strategis yang masih dikosongkan sebagai jabatan prioritas,” tegasnya.
Adapun jabatan yang saat ini kosong antara lain Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Peternakan dan Perikanan, Inspektorat, serta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) yang akan diisi melalui mekanisme open bidding.
“Saya ingin orang yang betul-betul kapabel di bidangnya. Siapa orangnya saya belum tahu. Untuk sementara akan diisi oleh pelaksana tugas,” kata Bupati Yusuf Rio Prayogo.
Lebih lanjut, Bupati menekankan tantangan terbesar pemerintah daerah saat ini adalah memastikan seluruh program prioritas dapat dieksekusi secara optimal dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia berharap pejabat yang telah dilantik mampu bekerja sebagai super team untuk mendorong pertumbuhan dan peningkatan nilai ekonomi masyarakat Situbondo.
Menutup sambutannya, Bupati sempat melontarkan candaan terkait dinamika uji kompetensi. Menurutnya, mutasi dan rotasi jabatan adalah hal biasa dalam birokrasi, meski ada pejabat yang mengaku tak ingin lagi menjadi kepala dinas.
“Rotasi itu biasa. Kadang pengamat yang melebih-lebihkan. Saya bersyukur pejabat mau diajak kerja bersama agar pertumbuhan ekonomi Situbondo terus naik,” pungkasnya.
Penulis : Khairul
What's Your Reaction?