SPPG Padasan Bondowoso Perdana Beroperasi, 800 Siswa Nikmati MBG
SPPG Desa Padasan Bondowoso resmi beroperasi dan menyalurkan 800 paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa dan guru. Menu perdana dinilai bergizi, orang tua apresiasi pelayanan tertib dan cepat.
KABAR RAKYAT,BONDOWOSO – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Padasan, Kecamatan Pujer, Kabupaten Bondowoso, perdana resmi beroperasi dan merealisasikan program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Pada hari perdana, sebanyak 800 penerima manfaat yang terdiri dari siswa dan guru sekolah menerima sajian MBG.
Distribusi MBG dari SPPG Desa Padasan berjalan tertib dan lancar.
Program ini menjadi langkah awal dalam mendukung pemenuhan gizi anak sekolah sekaligus menyukseskan kebijakan nasional di bidang ketahanan pangan dan kesehatan pelajar.
Menu perdana yang disajikan berupa nasi kuning, sayur mentimun dan selada, buah jeruk, tempe orek, serta lauk ayam krispi.
Sajian tersebut dinilai memenuhi unsur gizi seimbang bagi anak-anak sekolah.
Salah satu wali murid SDN Padasan, Laili Masrurah, mengaku bersyukur anaknya bisa merasakan manfaat program MBG.
Ia menyebut program tersebut sebagai wujud perhatian pemerintah terhadap kebutuhan gizi siswa.
“Alhamdulillah saat ini anak saya juga merasakan program Presiden Prabowo Subianto berupa MBG,” ujar Laili kepada media, Jumat (13/2/2026).
Laili mengapresiasi pelayanan perdana SPPG yang dinilainya tertib dan terorganisir.
Menurutnya, proses distribusi berjalan cepat dan anak-anak terlihat antusias menerima makanan.
“Sebagai orang tua, kami sangat mengapresiasi pelayanan perdana SPPG dalam distribusi MBG hari ini. Prosesnya tertib, cepat, dan anak-anak terlihat senang menerima makanannya,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim SPPG atas dedikasi dan kerja keras dalam menyiapkan makanan bergizi bagi para siswa.
“Program MBG ini sangat membantu kami sebagai orang tua, terutama dalam memastikan anak-anak mendapatkan asupan makanan yang bergizi di sekolah,” katanya.
Laili menilai menu yang disajikan pada hari pertama sudah sesuai dengan kebutuhan gizi siswa.
Penyajian yang rapi serta porsi yang cukup membuat anak-anak dapat menikmati makanan dengan baik.
“Menu yang disajikan terlihat bergizi dan seimbang. Kami berharap standar kualitas seperti ini dapat terus dipertahankan ke depannya,” pungkasnya.
What's Your Reaction?