APKASI Gelontorkan Rp300 Juta untuk Korban Banjir Situbondo

APKASI menyalurkan bantuan Rp300 juta untuk korban banjir Situbondo. Tiga bupati masing-masing menyumbang Rp100 juta, sementara 1.500 warga di Jatibanteng terisolasi akibat jembatan putus.

Feb 11, 2026 - 17:21
 0
APKASI Gelontorkan Rp300 Juta untuk Korban Banjir Situbondo
Ketua Umum APKASI menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Bupati Situbondo disaksikan jajaran Forkopimda di Pendopo Pate Alos Besuki, Rabu (11/2/2026). Bantuan bertajuk “APKASI Peduli Bencana Kabupaten Situbondo” tersebut merupakan bentuk solidaritas antar pemerintah kabupaten untuk masyarakat terdampak banjir.

KABAR RAKYAT,SITUBONDO – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) menyalurkan bantuan untuk masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Situbondo. Tiga kepala daerah yakni Bupati Karawang, Bupati Lahat, dan Bupati Bandung masing-masing menyumbang Rp100 juta sebagai bentuk solidaritas antar daerah.

Rombongan APKASI juga meninjau langsung sejumlah titik terdampak paling parah, mulai dari aliran Sungai Lubawang hingga perumahan warga di Kecamatan Banyuglugur. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi riil masyarakat sekaligus mempercepat distribusi bantuan.

Ketua Umum APKASI, Bursah Zarnubi, menegaskan penyaluran bantuan ini merupakan wujud solidaritas antar pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia. Ia menyebut, APKASI yang beranggotakan 416 kabupaten memiliki komitmen untuk saling membantu saat terjadi bencana.

“Asosiasi Pemerintahan Kabupaten Seluruh Indonesia jumlahnya 416 kabupaten. Setiap ada masalah, kami membangun rasa solidaritas dan kepedulian, terutama untuk sahabat-sahabat kabupaten yang mengalami bencana,” ujar Bursah.

Menurutnya, aksi kemanusiaan ini bukan kali pertama dilakukan APKASI. Sebelumnya, bantuan serupa telah disalurkan ke sejumlah daerah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, hingga Sumatra Barat.

Bantuan dari APKASI diserahkan secara simbolis di Pendopo Pate Alos Besuki, Rabu (11/2/2026). Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bupati Situbondo dan disaksikan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Bursah menambahkan, bantuan yang diberikan terdiri dari uang tunai dan berbagai kebutuhan pokok masyarakat. Ia memastikan dukungan tidak berhenti sampai di sini dan akan terus berlanjut sesuai kebutuhan di lapangan.

“Ada uang, ada barang, masing-masing peralatan dapur, rumah tangga, perlengkapan anak sekolah. Insya Allah walaupun tidak semua terbantu, setidaknya bisa meringankan beban,” katanya.

Sementara itu, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo berharap dampak kerusakan akibat banjir mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Ia mencontohkan putusnya jembatan di Desa Wringin Anom dan Desa Patemon, Kecamatan Jatibanteng, yang menyebabkan sekitar 1.500 warga terisolasi.

“Selama ini dua langkah sudah kami lakukan, memberikan bantuan kebutuhan sehari-hari dan mengupayakan dukungan struktural ke provinsi serta pusat agar ada perbaikan strategis, terutama infrastruktur pertanian dan pendidikan yang sangat terdampak,” ungkapnya.

Ia menilai kehadiran APKASI bukan hanya membawa bantuan materi, tetapi juga memperkuat dorongan afirmatif kepada pemerintah pusat agar Situbondo mendapat perhatian lebih, baik melalui bantuan perbaikan menyeluruh maupun skema penguatan transfer daerah.

“Saya ucapkan terima kasih. Tidak menyangka kehadiran Ketua Umum dan Ketua Harian APKASI membawa bantuan yang cukup besar. Mudah-mudahan ini menjadi semangat kita dalam berorganisasi,” tandasnya.

Penulis: Khairul

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow