Banyak Pengendara Terkapar, Jalan Rusak di Jember Ini Diberi Tanda Kresek

KABAR RAKYAT, JEMBER - Jalan kabupaten dari Arjasa menuju Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember mulai banyak kubangan menganga.
Retakan membahayakan, mulai Desa Biting, Kotok dan Sumberjeruk mulai tidak terhitung jumlahnya.
Menurut kesaksian warga, tidak jarang pengendara motor terkapar jatuh dan tabrakan akibat berebut jalan.
"Banyak yang jatuh terperosok. Bahkan ada yang rebutan jalan sehingga terjadi kecelakaan, sehingga kami beri kresek sebagai penanda," terang pria plontos yang enggan disebutkan namanya, Kamis (03/04/2025).
Menurutnya, kondisi membahayakan saat turun hujan. Sehingga air menggenang di kubangan membahayakan.
"Terperosok kebanyakan. Kami doakan semoga pemerintah segera mengambil langkah cepat.
"Jangan menunggu korban berjatuhan. Kasihan pengendara. Kami masyarakat menunggu langkah cepat," harapnya.
Salah seorang pengendara motor bernama Ziah, mengaku prihatin dengan kondisi jalan saat ini.
Dirinya mengatakan, jika terlalu lama dibiarkan maka masyarakat sendiri yang akan menjadi korban.
"Gus Fawait harus mengambil langkah taktis. Ambilkan anggaran yang sifatnya cepat. Segera tambal dan betulkan," pintanya.
Sebelumya, Bupati Jember Gus Fawait, meminta masyarakat mendo'akan agar sejumlah jalan rusak segera diperbaiki.
Dikatakannya, bahwa sampai saat ini dirinya sudah mempersiapkan tim reaksi cepat (TRC) agar jalan berlubang segera diatasi.
"Kami minta masyarakat Jember jalan rusak akan kita atasi karena sifatnya mendesak. Mohon do'anya, inshaAllah pasti selesai," terangnya, saat bertemu tenaga kesehatan, Jumat (28/03/2025).
Katanya, semua membutuhkan waktu, karena era kepemimpinanannya masih melanjutkan program dari Bupati Jember sebelumnya.
"Baru di tahun berikutnya, kita bisa maksimalkan. Terkait kerusakan jalan sudah kami petakan," katanya.
Di tempat terpisah, Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim menyampaikan kalau Pamkab Jember menyiapkan alokasi anggaran 17 miliar rupiah.
Dipaparkannya, alokasi anggaran berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 hasil penjabaran efisiensi anggaran.
"Hasil dari klarifikasi BPKAD dan PU Bina Marga, untuk perawatan (menambal) jalan berlubang ada total anggaran Rp 17 miliar," paparnya.
What's Your Reaction?






