Pasar Murah Ramadan Diserbu Warga Lamongan, Harga Sembako Lebih Terjangkau

Pasar murah yang digelar Pemprov Jawa Timur di Alun-alun Lamongan diserbu warga menjelang Ramadan. Berbagai kebutuhan pokok dijual lebih murah untuk menjaga daya beli masyarakat dan menekan inflasi daerah.

Feb 25, 2026 - 21:02
 0
Pasar Murah Ramadan Diserbu Warga Lamongan, Harga Sembako Lebih Terjangkau
Pasar murah yang digelar Pemprov Jatim bersama Pemkab Lamongan di Alun-alun Lamongan.

KABAR RAKYAT,LAMONGAN- Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Lamongan menggelar pasar murah di kawasan Alun-Alun Lamongan, Selasa (24/2/2026) sore.

Program ini menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan.

Kegiatan pasar murah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menekan laju inflasi daerah yang biasanya meningkat menjelang bulan suci Ramadan.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean panjang warga yang memadati kawasan alun-alun sejak sore hari. Masyarakat terlihat antusias membeli berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasaran.

Selain menyasar masyarakat umum, pasar murah ini juga diperuntukkan bagi warga yang terdampak bencana alam seperti banjir. Pemerintah berharap program tersebut dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Lamongan berupaya memastikan ketersediaan bahan pangan tetap aman di tengah fluktuasi harga yang terjadi menjelang Ramadan.

Kasi Desain Produk Disperindag Jatim, Agus Budi Prasetyo, mengatakan pasar murah merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi.

"Ini adalah upaya kita mengendalikan laju inflasi di daerah, terutama pada komoditas yang sering mengalami kenaikan harga saat bulan Ramadan," ujar Agus.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli telur ayam seharga Rp24 ribu per kilogram, gula pasir Rp16 ribu per kilogram, serta tepung terigu Rp10 ribu per kilogram. Harga tersebut dinilai jauh lebih murah dibandingkan harga pasar saat ini.

Selain itu, minyak goreng merek Minyakita dijual Rp15 ribu per liter. Untuk kebutuhan bumbu dapur, bawang merah dijual Rp7 ribu per 250 gram dan cabai rawit Rp5 ribu per 100 gram.

Pemprov Jawa Timur juga menyediakan stok beras sebanyak dua ton yang terdiri dari beras SPHP seharga Rp55 ribu dan beras premium Rp70 ribu per kemasan lima kilogram.

Sejumlah warga mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah tersebut karena harga kebutuhan pokok di pasaran saat ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

"Sangat membantu, apalagi sekarang apa-apa mahal. Di sini harganya beda jauh, jadi bisa buat stok di rumah," ungkap Milda, salah satu warga yang ikut mengantre.

Pemerintah berharap kegiatan pasar murah ini memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah. Ke depan, pemerintah akan terus memantau perkembangan harga pasar dan berencana kembali menggelar pasar murah jika terjadi lonjakan harga kebutuhan pokok.

Penulis : Yogas

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow