SK Lama Berakhir, DPP PPP Bentuk Plt DPC Bondowoso, Siapkan Muscab 2026

DPP PPP menunjuk kepengurusan Pelaksana Tugas DPC PPP Bondowoso yang dipimpin Barri Sahlawi Zain untuk mengisi kekosongan kepengurusan dan menyiapkan Muscab.

Mar 14, 2026 - 18:27
Mar 14, 2026 - 18:55
 0
SK Lama Berakhir, DPP PPP Bentuk Plt DPC Bondowoso, Siapkan Muscab 2026
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bondowoso H. Barri Sahlawi Zain bersama jajaran pengurus saat memberikan keterangan kepada awak media terkait pembentukan kepengurusan Plt DPC PPP Bondowoso serta persiapan Musyawarah Cabang (Muscab), di Kantor DPC PPP Bondowoso.

KABAR RAKYAT,BONDOWOSO – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi membentuk kepengurusan Pelaksana Tugas (Plt) Dewan Pengurus Cabang (DPC) PPP Kabupaten Bondowoso 2026.

Pembentukan kepengurusan sementara ini dilakukan untuk mengisi kekosongan kepengurusan definitif yang masa surat keputusan (SK) kepengurusannya telah berakhir.

Anggota DPRD Bondowoso dari Fraksi PPP, H. Syaiful Bahri Husnan, menjelaskan bahwa perubahan struktur kepengurusan tersebut merupakan bagian dari penataan organisasi partai di tingkat kabupaten.

Saat ini, DPC PPP Bondowoso dipimpin oleh pelaksana tugas hingga terbentuk kepengurusan definitif.

Menurutnya, kepengurusan Plt dibentuk karena SK kepengurusan sebelumnya telah berakhir pada 4 Maret 2026, sebelum pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PPP Jawa Timur.

“Plt DPC PPP Bondowoso ini dibentuk untuk mengisi kekosongan kepengurusan karena SK yang lama sudah berakhir sebelum Muswil DPW PPP Jawa Timur dilaksanakan,” kata Syaiful Bahri, di kantor DPC PPP Bondowoso, Sabtu (14/3/2024)

Dia menambahkan, penerbitan SK Plt tersebut juga menjadi salah satu persyaratan administratif bagi DPC PPP Bondowoso untuk mengikuti Muswil PPP Jawa Timur 2026 yang telah digelar pada 11 Maret 2026.

Selanjutnya, kepengurusan Plt DPC PPP Bondowoso memiliki tugas utama menyiapkan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) 2026 yang direncanakan digelar paling lambat tiga bulan setelah Muswil.

Menurut Syaiful Bahri, posisi Plt Ketua DPC PPP Bondowoso saat ini dijabat oleh H. Barri Sahlawi Zain. Sementara dirinya dipercaya mengemban jabatan sebagai sekretaris dan posisi bendahara dipegang oleh Ustaz Taufik.

“Plt Ketua DPC PPP saat ini dijabat oleh H. Barri Sahlawi Zain, kemudian sekretarisnya saya sendiri, dan bendaharanya Ustaz Taufik,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa untuk posisi wakil ketua dalam struktur kepengurusan tidak mengalami perubahan signifikan. Sejumlah kader masih mengisi posisi tersebut sebagaimana struktur sebelumnya.

“Untuk Wakil Ketua I diisi oleh Pak Syamsul Hadi, kemudian Wakil Ketua II tetap seperti sebelumnya, dan Wakil Ketua III dijabat oleh Mas Ahmad,” jelasnya.

Lebih lanjut, Syaiful Bahri menegaskan bahwa meskipun kepengurusan saat ini berstatus pelaksana tugas, berbagai agenda kegiatan partai tetap berjalan sesuai dengan program yang telah direncanakan.

Salah satu agenda penting yang menjadi fokus pengurus Plt adalah penertiban administrasi partai, termasuk administrasi keuangan serta pendataan aset yang dimiliki oleh DPC PPP Kabupaten Bondowoso.

“Kegiatan yang menjadi program penting bagi PPP tetap berjalan, terutama melakukan penertiban administrasi, baik administrasi keuangan maupun pendataan aset yang dimiliki oleh DPC PPP Kabupaten Bondowoso,” katanya.

Dia juga menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan Muscab mendatang tidak akan ada agenda laporan pertanggungjawaban (LPJ) dari kepengurusan sebelumnya karena kepemimpinan lama juga berstatus Plt.

Meski demikian, pihaknya tetap akan menyiapkan laporan administratif sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas organisasi.

“Karena pimpinan DPC sebelumnya juga berstatus Plt, maka di forum Muscab nanti tidak ada agenda LPJ. Namun untuk menjaga tertib administrasi dan akuntabilitas organisasi, tetap akan kami lakukan pencatatan terkait aset serta kondisi keuangan di DPC,” ungkapnya.

Syaiful Bahri berharap seluruh kader PPP di Kabupaten Bondowoso tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan meskipun terjadi perubahan dalam struktur kepengurusan.

Menurutnya, dinamika kepemimpinan dalam organisasi politik merupakan hal yang wajar dan tidak perlu disikapi secara berlebihan.

“Kami berharap seluruh kader PPP, mulai dari pengurus DPC hingga tingkat bawah, tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan. Perubahan seperti ini adalah hal biasa dalam organisasi,” ujarnya.

Terkait posisi Ketua DPC PPP sebelumnya, ia menjelaskan bahwa KH Salwa Arifin saat ini berstatus sebagai ketua nonaktif atau demisioner.

“Untuk posisi Ketua DPC sebelumnya, KH Salwa Arifin saat ini berstatus ketua nonaktif atau demisioner,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua DPC PPP Kabupaten Bondowoso, H. Barri Sahlawi Zain, menjelaskan bahwa terdapat perubahan dalam struktur kepengurusan setelah penunjukan kepengurusan sementara di tingkat DPC.

Menurutnya, struktur kepengurusan Plt berbeda dengan kepengurusan definitif yang biasanya lebih lengkap, termasuk adanya berbagai majelis dalam tubuh partai.

“Ada perubahan dalam struktur. Kalau struktur yang lama itu lengkap, biasanya ada majelis-majelis dan perangkat lainnya. Dalam struktur Plt ini tidak semuanya ada, karena lebih difokuskan untuk melaksanakan keberlanjutan tugas DPC serta mempersiapkan pelaksanaan Muscab berikutnya,” ujar Barri Sahlawi Zain.

Ia menjelaskan bahwa perubahan dari kepengurusan Plt menuju kepengurusan definitif nantinya akan ditentukan melalui forum Musyawarah Cabang (Muscab), sesuai dengan aturan organisasi dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

“Berdasarkan AD/ART, paling lambat tiga bulan setelah Muswil dilaksanakan, maka Muscab di tingkat kabupaten harus segera digelar. Kami yang ditunjuk sebagai Plt bertugas menyiapkan proses tersebut,” jelasnya.

Selain mempersiapkan Muscab, kepengurusan Plt juga tetap menjalankan berbagai agenda penting partai di Kabupaten Bondowoso.

Salah satu fokus utama yang dilakukan adalah penertiban administrasi organisasi, termasuk administrasi keuangan serta pendataan aset partai.

“Kami tetap melanjutkan agenda penting PPP di Bondowoso, terutama melakukan penertiban administrasi keuangan serta pendataan aset yang dimiliki DPC,” katanya.

Barri juga menegaskan bahwa dalam Muscab mendatang tidak akan ada agenda laporan pertanggungjawaban dari kepengurusan sebelumnya karena statusnya juga sebagai pelaksana tugas.

Meski demikian, laporan administratif tetap akan disusun sebagai bentuk transparansi organisasi.

“Untuk menjaga tertib administrasi dan akuntabilitas organisasi, kami tetap akan menyampaikan laporan terkait pendataan aset serta kondisi keuangan yang dimiliki DPC,” ungkapnya.

Ia berharap seluruh kader PPP di Bondowoso tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan meskipun terjadi dinamika dalam struktur kepengurusan.

“Ini adalah dinamika organisasi yang biasa terjadi dan tidak perlu dibesar-besarkan. Yang terpenting adalah tetap menjaga kebersamaan dan soliditas partai,” ujarnya.

Terkait posisi Ketua DPC PPP sebelumnya, Barri menegaskan bahwa KH Salwa Arifin saat ini berstatus ketua non aktif atau demisioner.

“Untuk posisi Ketua DPC sebelumnya, KH Salwa Arifin saat ini berstatus ketua nonaktif atau demisioner,” pungkasnya.

Susunan Pengurus Plt DPC PPP Bondowoso 2021–2026

Ketua: H. Barri Sahlawi Zain

Wakil Ketua: H. Syamsul Hadi

Wakil Ketua: Hj. Siti Masyarafatul Mana Wassalwa

Wakil Ketua: Ahmadi

Sekretaris: H. Saiful Bahri Husnan

Wakil Sekretaris: Ali Wafa

Wakil Sekretaris: Abdul Latif

Wakil Sekretaris: Andi Abdillah

Bendahara: H. Taufiq

Wakil Bendahara: Hj. Ana Ghoyatul Ghusiah

Wakil Bendahara: Hj. Asianingtiyas

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow