Berhasil Pertahankan Opini WTP dari BPK, Bupati Jember Sebut APBD Harus Sejahterakan Rakyat
KABAR RAKYAT, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD Tahun Anggaran 2025 dari BPK RI Perwakilan Jawa Timur, Jumat (29/5/2026).
Hadir bersama Ketua DPRD Jember dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Gus Fawait menekankan bahwa prestasi ini adalah buah sinergi solid antara eksekutif, legislatif, dan seluruh ASN. Raihan ini menjadi 'vitamin' bagi pemkab untuk terus mengoptimalkan kinerja anggaran.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa predikat tertinggi ini bukan tujuan akhir birokrasi, melainkan instrumen mutlak untuk kesejahteraan rakyat.
"Tujuan akhir kita bukan sekadar opini WTP, melainkan bagaimana setiap rupiah dari APBD benar-benar mengalir dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat," tegas Gus Fawait.
Capaian ini menjadi pembuktian reformasi birokrasi Jember. Sebelumnya, tata kelola keuangan Jember sempat terpuruk pada opini WDP hingga disclaimer. Hari ini, bertahannya opini WTP menjadi bukti bahwa APBD Jember dikelola lebih transparan, akuntabel, dan efektif, khususnya dalam pengentasan kemiskinan.
Namun demikian, Gus Fawait mengingatkan jajarannya untuk tidak jemawa atas pencapaian hari ini.
"Mempertahankan dan menjadikannya budaya kerja adalah tantangan sesungguhnya. Opini WTP tidak berarti pengelolaan keuangan kita sudah 100 persen sempurna. Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap rekomendasi BPK secara serius dan tepat waktu,"pungkasnya. (zan)
What's Your Reaction?