Bupati Fawait Targetkan Kemiskinan Jember Harus Turun dalam 5 Tahun

Feb 12, 2026 - 16:44
 0
Bupati Fawait Targetkan Kemiskinan Jember Harus Turun dalam 5 Tahun
Bupati Jember Muhammad Fawait dan Wakil Ketua Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Iwan Sumule (tengah) dalam agenda Sinergi Percepatan Pengentasan Kemiskinan (SITASKIN) di Balai Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Kamis (12/2/2026).

KABAR RAKYAT, JEMBER - Bupati Jember Muhammad Fawait menargetkan penurunan drastis angka kemiskinan dalam lima tahun ke depan melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah.

Hal itu disampaikan saat mendampingi Wakil Ketua Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Iwan Sumule dalam kegiatan Sinergi Percepatan Pengentasan Kemiskinan (SITASKIN) di Balai Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Kamis (12/2/2026).

“Masalah kemiskinan ini tidak bisa diselesaikan sendirian. Harus ada sinergi dan kolaborasi. Hari ini adalah awal mula kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan pusat melalui BP Taskin,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kantong kemiskinan di Jember mayoritas berada di wilayah perdesaan, khususnya di area pinggir hutan, perkebunan, dan pesisir pantai. 

Karena itu, strategi pengentasan akan difokuskan pada wilayah tersebut melalui perbaikan infrastruktur pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Fawait menegaskan, pengentasan kemiskinan membutuhkan proses berkelanjutan. Namun, pihaknya berkomitmen menurunkan angka kemiskinan secara signifikan dalam lima tahun mendatang.

“Pengentasan kemiskinan ini bukan sulap yang bisa selesai dalam semalam. Namun kami berkomitmen dalam lima tahun ke depan angka kemiskinan di Jember harus turun secara drastis dibandingkan periode sebelumnya,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Jember menyalurkan berbagai bantuan secara simbolis kepada warga. Bantuan meliputi 200 paket Gemarikan, paket sembako senilai Rp250 ribu disertai santunan tunai Rp100 ribu, serta distribusi sembako di Kampung Zakat.

Pemerintah daerah juga mengaktifkan kembali program PBI JKN, Program Genting untuk perbaikan atap rumah, serta Program Jambanisasi guna meningkatkan sanitasi lingkungan. 

Selain itu, diberikan tablet bagi anak yatim usia TK dan SD, serta bantuan Kacamata Pintar bagi warga tunanetra. Pemkab Jember juga meluncurkan Program Lansia Berdaya.

Sementara itu, Wakil Ketua BP Taskin Iwan Sumule menyebut Jember sebagai salah satu daerah prioritas karena angka kemiskinan ekstrem yang masih tinggi. 

Dia menekankan pentingnya keberlanjutan program dan kolaborasi lintas pihak.

“Kuncinya adalah kolaborasi dan keberlanjutan. Kami hadir untuk memastikan birokrasi tidak lagi menjadi penghambat bagi program-program kesejahteraan rakyat,” jelasnya.(den)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow