Bupati Jember Luncurkan Home Care 24 Juli, Warga Rentan Dapat Layanan Kesehatan di Rumah

Jul 18, 2026 - 13:36
Jul 18, 2026 - 15:06
 0
Bupati Jember Luncurkan Home Care 24 Juli, Warga Rentan Dapat Layanan Kesehatan di Rumah
Bupati Jembee Muhammad Fawait saat memperkenalkan program home care, Jumat (17/7/26).

JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember akan meluncurkan program Home Care pada 24 Juli 2026 sebagai terobosan layanan kesehatan berbasis jemput bola bagi masyarakat, terutama kelompok rentan. Program tersebut dijadwalkan diresmikan bersama Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, program Home Care dirancang untuk mempermudah akses layanan kesehatan sekaligus mengurangi beban biaya yang selama ini ditanggung masyarakat saat menjalani pengobatan, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga kebutuhan lain selama berobat di puskesmas maupun rumah sakit.

"Layanan Home Care menggunakan sistem jemput bola. Petugas kesehatan akan mendatangi langsung warga yang membutuhkan, terutama masyarakat kurang mampu, penderita penyakit kronis, lanjut usia, penyandang disabilitas, ibu hamil berisiko tinggi, dan anak-anak stunting," ujar Gus Fawait saat Pro Gus'e Update di SMP Negeri 1 Jember, Jumat (17/7/2026).

Selain menghadirkan pelayanan kesehatan di rumah, Pemkab Jember juga melengkapi program tersebut dengan layanan telemedicine spesialistik. Melalui layanan ini, pasien dapat berkonsultasi dari rumah dengan dokter umum, dokter spesialis, hingga dokter subspesialis.

"Layanan telemedicine spesialistik ini memungkinkan pasien berkonsultasi langsung dari rumah dengan dokter umum, dokter spesialis, hingga subspesialis," katanya.

Menurut Gus Fawait, Home Care tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan. Ia menilai biaya pengobatan yang tinggi kerap menjadi penyebab masyarakat jatuh ke dalam kemiskinan.

"Ini adalah bentuk perjuangan nyata untuk pengentasan kemiskinan di Kabupaten Jember. Kami bertekad agar tidak ada lagi warga Jember yang tidak bisa berobat karena faktor biaya, atau warga yang semula mampu menjadi miskin akibat menanggung biaya pengobatan yang berkepanjangan," tegasnya.

Ia berharap program Home Care mampu menjangkau masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan mengakses layanan kesehatan akibat keterbatasan mobilitas maupun kondisi ekonomi.

"Melalui program ini, masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas dan finansial akan memperoleh pelayanan medis secara komprehensif tanpa harus keluar rumah," pungkasnya. (zan)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow