Belasan Investor Dijamu Bupati Situbondo, Yusuf Rio Tegaskan Buka Lebar Pintu Investasi

Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo kembali menjamu belasan investor dalam forum makan malam bersama di Pasir Putih. Pemkab menegaskan komitmen membuka ruang investasi seluas-luasnya, namun seluruh investor diwajibkan mematuhi aturan daerah, provinsi, hingga pemerintah pusat.

Jul 11, 2026 - 07:24
 0
Belasan Investor Dijamu Bupati Situbondo,  Yusuf Rio Tegaskan Buka Lebar Pintu Investasi
Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyampaikan sambutan dalam acara jamuan makan malam bersama para pelaku usaha Penanaman Modal Asing (PMA) asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di kawasan Wisata Pantai Bahari Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Jumat (10/7/2026).

SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten Situbondo terus mengirimkan sinyal kuat kepada pelaku usaha bahwa daerahnya terbuka lebar pintu investasi. Namun di balik karpet merah yang disiapkan, ada pesan tegas yang disampaikan Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo: investasi harus berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Pesan itu disampaikan Bupati yang akrab disapa Mas Rio saat menjamu belasan investor dalam agenda makan malam bersama di kawasan wisata Pantai Bahari Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Jumat (10/7/2026).

Forum tersebut dihadiri sejumlah perusahaan nasional maupun Penanaman Modal Asing (PMA) yang telah beroperasi maupun berencana mengembangkan investasinya di Kabupaten Situbondo.

Mas Rio mengatakan, pertemuan serupa bukan kali pertama dilakukan pemerintah daerah. Sebelumnya, Pemkab Situbondo juga beberapa kali menggelar dialog dan pertemuan dengan pelaku usaha lokal maupun investor asing.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah dan investor menjadi salah satu kunci menciptakan iklim usaha yang sehat dan kompetitif.

"Kepada siapapun, kolega maupun rekan kerja yang hendak berinvestasi di Kabupaten Situbondo, kami akan mengawal proses perizinannya dengan baik dan mudah," ujar Mas Rio.

Kemudahan investasi tersebut sejalan dengan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Situbondo, yakni mewujudkan Situbondo Ramah Investasi sebagai strategi mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Namun, Bupati menegaskan bahwa kemudahan pelayanan bukan berarti mengabaikan aturan yang berlaku. Setiap investasi yang masuk tetap wajib mematuhi seluruh ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku.

"Kita sangat menyambut investasi, tetapi mereka juga harus mengetahui aturan lokal, aturan di tingkat provinsi, dan aturan pemerintah pusat. Karena itu melalui forum seperti ini kami terus menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan investasi," tegasnya.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa percepatan investasi harus berjalan beriringan dengan kepastian hukum, tata ruang, serta perlindungan terhadap kepentingan masyarakat dan lingkungan.

Salah satu investor yang hadir adalah Manager PT Hisenor Technology Indonesia, Mr Xiaoleo, investor asal China yang telah menanamkan modalnya di Situbondo sejak 2019 di sektor pembibitan udang.

Melalui penerjemahnya, ia mengungkapkan bahwa Situbondo menjadi lokasi investasi pertama perusahaannya di Indonesia dan hingga kini dinilai memberikan dukungan yang baik terhadap pengembangan usaha.

"Saya sejak tahun 2019 telah berinvestasi di Kabupaten Situbondo di bidang pembibitan udang. Ini merupakan investasi pertama kami di Indonesia dan kami memilih Situbondo," ujarnya.

Ia menambahkan perusahaannya berencana memperluas skala usaha karena melihat potensi daerah serta dukungan pemerintah yang dinilai cukup membantu kelancaran investasi.

"Kedepannya kami akan melakukan pengembangan yang lebih besar lagi karena sejak perusahaan kami berinvestasi, Situbondo sangat mendukung aktivitas perusahaan kami," katanya melalui penerjemah.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah perusahaan turut hadir di antaranya PT Greenfresh Biotechnology, PT Indonesia Lifa Algae Karaginan International (ILAKI), PT Hongkai Industrial International, PT Green One Biotechnology, PT Hongin Algae International, PT Kerang Mutiara Perkasa, PT Hisenor Technology Indonesia, PT LandV Bio Indonesia, PT CJ Feed and Care Indonesia, PT Yuxing Algae International, serta PT Kaixin International.

Bagi Pemkab Situbondo, investasi bukan sekadar soal angka realisasi modal yang masuk. Lebih dari itu, investasi diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Situbondo sebagai salah satu tujuan investasi baru di kawasan timur Jawa Timur.

Penulis: Khairul

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow