Stok Blangko Menipis, Dispendukcapil Jember Terapkan Kebijakan Selektif Cetak KTP-el
KABAR RAKYAT, JEMBER — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember mulai membatasi pencetakan KTP elektronik (KTP-el) menyusul menipisnya stok blangko. Kebijakan ini diambil di tengah tingginya permintaan layanan yang mencapai ribuan keping setiap hari.
Kepala Dispendukcapil Jember, Bambang Saputro, mengungkapkan bahwa permintaan pencetakan KTP-el di 31 kecamatan berkisar antara 1.000 hingga 2.000 keping per hari. Sementara itu, stok blangko hibah yang semula mencapai 68.000 keping kini tersisa sekitar 500 keping.
“Dengan kondisi ini, kami harus melakukan pembatasan agar distribusi tetap adil,” ujarnya saat ditemui di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat (1/5/2026).
Sebagai langkah antisipasi, Dispendukcapil memprioritaskan pencetakan bagi pemohon KTP pemula, khususnya warga yang baru berusia 17 tahun. Sementara itu, warga yang mengajukan cetak ulang sebelum satu tahun sejak penerbitan terakhir diarahkan menggunakan Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Di sisi lain, pemerintah daerah tetap mempertahankan kemudahan layanan melalui program “Peta Cinta”, yang memungkinkan seluruh proses pengurusan KTP-el diselesaikan di tingkat kecamatan tanpa harus ke kantor pusat.
“Layanan tetap kami dekatkan ke masyarakat. Cukup di kecamatan, lebih cepat dan efisien,” kata Bambang.
Meski ada pembatasan, Dispendukcapil memastikan pencetakan fisik tetap dapat dilakukan bagi warga dengan kebutuhan mendesak. Pemohon hanya perlu menunjukkan bukti pendukung agar dapat dilayani langsung di kantor dinas.
“Kami tetap membuka ruang bagi kondisi darurat, sepanjang kebutuhannya jelas,” tegasnya. (zan)
What's Your Reaction?