Bupati Hamid Bagikan Seribu Seragam, Dorong Pendidikan dan Gerakan Zakat

Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid menyalurkan 1.000 stel seragam sekolah melalui BAZNAS. Program ini menjadi bukti nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung pendidikan serta membantu siswa dari keluarga kurang mampu.

Jun 17, 2026 - 15:36
 0
Bupati Hamid Bagikan Seribu Seragam, Dorong Pendidikan dan Gerakan Zakat

BONDOWOSO – Sebanyak 1.000 stel seragam sekolah untuk siswa SD dan SMP dibagikan kepada pelajar di Kabupaten Bondowoso. Program yang digelar BAZNAS Bondowoso itu menjadi bukti konkret pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung akses pendidikan masyarakat.

Penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Bondowoso KH Abdul Hamid Wahid. Kegiatan yang bertepatan dengan 2 Muharam 1448 Hijriah tersebut mendapat apresiasi sebagai bentuk kepedulian sosial yang berdampak langsung kepada warga.

Dalam sambutannya, Hamid Wahid menyampaikan bahwa bantuan seragam sekolah bukan sekadar pembagian perlengkapan belajar, melainkan investasi sosial untuk masa depan generasi muda Bondowoso.

"Program ini menunjukkan bahwa dana umat yang dikelola secara amanah mampu kembali kepada masyarakat dalam bentuk manfaat nyata," ujarnya.

Menurut Hamid, keberadaan seragam sekolah baru diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri siswa saat mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Lebih dari itu, bantuan tersebut juga diharapkan menjadi penyemangat bagi para pelajar untuk terus berprestasi tanpa terbebani keterbatasan ekonomi keluarga.

"Pendidikan harus menjadi ruang yang setara bagi semua anak. Jangan sampai kondisi ekonomi menjadi penghalang bagi mereka untuk belajar dan meraih cita-cita," tegasnya.

Ia menilai program yang dijalankan BAZNAS Bondowoso merupakan contoh nyata bagaimana dana zakat dapat menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.

Karena itu, Hamid mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN), pelaku usaha, lembaga swasta, dan masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.

Menurutnya, zakat tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga berfungsi sebagai instrumen sosial yang mampu membantu menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Semakin besar dana ZIS yang dihimpun dan dikelola secara profesional, maka semakin luas pula manfaat yang bisa dirasakan masyarakat," katanya.

Dana tersebut, lanjut Hamid, dapat digunakan untuk mendukung berbagai program strategis mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi hingga bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.

Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya pengelolaan dana umat yang transparan, profesional, dan akuntabel agar kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat terus meningkat.

Kepada para siswa penerima bantuan, Hamid berpesan agar seragam yang diterima menjadi simbol semangat baru untuk belajar lebih giat dan meraih prestasi yang lebih tinggi.

Ia juga meminta para pelajar agar tidak takut bermimpi besar meskipun berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

"Masa depan Bondowoso ada di tangan kalian. Teruslah belajar, disiplin, dan bekerja keras untuk mewujudkan cita-cita," pesannya.

Tak hanya kepada siswa, Hamid juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mendukung pendidikan anak.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga oleh perhatian, kasih sayang, dan keteladanan yang diberikan orang tua di rumah.

Kolaborasi antara sekolah dan keluarga, kata dia, menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Ia berharap program penyaluran seragam sekolah tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pelajar dari keluarga kurang mampu di Bondowoso.

Dengan semakin kuatnya budaya gotong royong dan semangat berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah, berbagai persoalan sosial diyakini dapat diatasi secara bertahap.

"Pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat," tandasnya.

Hamid berharap seluruh ikhtiar yang dilakukan melalui program tersebut dapat menjadi amal saleh sekaligus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Bondowoso.

"Kita ingin anak-anak Bondowoso tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu membawa daerah ini menuju masa depan yang lebih baik," pungkasnya.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow