Profesor UNP Raih Juara Tiga Kejuaraan Tenis ATPI Nasional 2026

Dua profesor Universitas Negeri Padang, Prof. Ganefri dan Prof. Syahrial Bakhtiar, berhasil meraih Juara III kategori Ganda Profesor Eksekutif pada Kejuaraan Tenis ATPI 2026 di Bali. Prestasi ini menjadi bukti bahwa sivitas akademika UNP tidak hanya unggul dalam dunia akademik, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga.

Jun 17, 2026 - 15:53
 0
Profesor UNP Raih Juara Tiga Kejuaraan Tenis ATPI Nasional 2026
Dua profesor Universitas Negeri Padang, Prof. Ganefri dan Prof. Syahrial Bakhtiar, berhasil meraih Juara III kategori Ganda Profesor Eksekutif pada Kejuaraan Tenis ATPI 2026 di Bali

PADANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas akademika Universitas Negeri Padang (UNP). Dua profesor UNP, Prof. Ganefri, Ph.D. dan Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar, M.Pd., berhasil meraih Juara III kategori Ganda Profesor Eksekutif dalam Kejuaraan Tenis Asosiasi Tenis Profesor Indonesia (ATPI) 2026 yang digelar di Kampus Universitas Pendidikan Ganesha, Bali, Sabtu (13/6/2026).

Kejuaraan yang mempertemukan para akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia tersebut berlangsung sengit dan kompetitif. Sebanyak 110 profesor dari 28 perguruan tinggi negeri maupun swasta ambil bagian dalam ajang yang menjadi agenda tahunan ATPI tersebut.

Pasangan Prof. Ganefri dan Prof. Syahrial Bakhtiar tampil impresif sejak babak awal pertandingan. Keduanya menunjukkan permainan yang solid, kerja sama yang kuat, serta strategi yang efektif dalam menghadapi lawan-lawannya.

Konsistensi permainan yang ditunjukkan sepanjang turnamen membawa pasangan profesor UNP itu melaju hingga babak semifinal sebelum akhirnya mengamankan posisi juara ketiga bersama.
Capaian tersebut menjadi prestasi membanggakan bagi UNP karena mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan para profesor dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Ajang ATPI 2026 tidak hanya menjadi kompetisi olahraga semata, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan penguatan jejaring akademik antarprofesor dari berbagai daerah.
Melalui olahraga tenis, para peserta dapat membangun komunikasi, memperluas kolaborasi, sekaligus mempererat hubungan antarlembaga pendidikan tinggi dalam suasana yang sehat dan kompetitif.

Kejuaraan ini juga mengedepankan nilai sportivitas, kebugaran, dan semangat kebersamaan yang menjadi bagian penting dalam mendukung produktivitas akademisi.
Pada kategori Ganda Profesor Eksekutif, gelar juara berhasil diraih pasangan Prof. Dwi Cahyokartiku dan Prof. Agus Haryanto dari Universitas Negeri Surabaya.

Sementara posisi runner-up ditempati pasangan Prof. Dr. Ngurah Suharta dan Prof. Dr. Ngurah Pujawan dari Universitas Pendidikan Ganesha selaku tuan rumah penyelenggara.
Di tengah persaingan yang ketat tersebut, pasangan profesor UNP mampu menunjukkan kualitas permainan yang tidak kalah kompetitif hingga berhasil mengamankan podium juara ketiga.
Keberhasilan ini semakin menegaskan bahwa sivitas akademika UNP tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan kepemimpinan pendidikan tinggi, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga.

Prestasi tersebut menjadi cerminan keseimbangan antara pencapaian intelektual dan gaya hidup sehat yang terus didorong di lingkungan kampus.
UNP selama ini berkomitmen membangun budaya hidup sehat, sportivitas, serta pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Partisipasi aktif dosen dan profesor dalam berbagai kegiatan olahraga juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan akademik yang produktif dan berkelanjutan.

Selain membawa nama baik institusi, keberhasilan Prof. Ganefri dan Prof. Syahrial Bakhtiar di ajang nasional ini diharapkan dapat menginspirasi sivitas akademika lainnya untuk terus berprestasi di berbagai bidang.

Pencapaian tersebut sekaligus memperkuat citra UNP sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya fokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan, tetapi juga mendukung aktivitas yang mendorong kesehatan dan kebugaran.

Keikutsertaan dalam ATPI 2026 juga sejalan dengan upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Melalui kegiatan seperti ini, para akademisi didorong untuk terus menjaga kesehatan fisik, memperluas jejaring profesional, serta meningkatkan kapasitas diri dalam mendukung kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia.

Prestasi yang diraih pasangan profesor UNP di Bali menjadi bukti bahwa semangat kompetisi, kolaborasi, dan sportivitas dapat berjalan beriringan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow