PCNU Aceh Singkil Genjot Pembentukan 116 Ranting NU Hingga Tingkat Kampung

PCNU Aceh Singkil terus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat desa dengan menggelar Musyawarah Ranting di tiga kampung Kecamatan Singkil. Melalui program ini, PCNU menargetkan terbentuknya 116 ranting NU di seluruh wilayah kabupaten.

May 24, 2026 - 19:41
 0
PCNU Aceh Singkil Genjot Pembentukan 116 Ranting NU Hingga Tingkat Kampung
Pengurus dan warga Nahdliyin mengikuti kegiatan Pengajian Aswaja serta Musyawarah Ranting (Musran) NU di Masjid Al Muthawwa, Kampung Kilangan, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, Jumat (22/5/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya PCNU Aceh Singkil memperkuat struktur organisasi hingga tingkat ranting desa.

ACEH SINGKIL – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Aceh Singkil terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat kampung. Langkah itu ditandai dengan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) untuk tiga kampung di Kecamatan Singkil, Jumat (22/5/2026) malam.

Kegiatan digelar di Masjid Al Muthawwa, Kampung Kilangan, dan diikuti pengurus serta warga Nahdliyin dari berbagai wilayah sekitar.

Musran dilaksanakan usai salat Magrib berjamaah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kajian Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) yang disampaikan Rais Syuriah PCNU Aceh Singkil, Abi Khalidin.

Tiga ranting yang mengikuti musyawarah tersebut yakni Ranting Kilangan, Ranting Ujung, dan Ranting Sukamakmur.

Selain warga Nahdliyin, kegiatan juga dihadiri jajaran pengurus PCNU Aceh Singkil mulai dari Rais Syuriah, Wakil Mustasyar, Ketua Tanfidziah, Wakil Ketua Tanfidziah hingga Bendahara PCNU.

Turut hadir pula Ketua dan pengurus LTN NU Aceh Singkil, Kepala Kampung Kilangan serta sejumlah tokoh masyarakat dan peserta Musran lainnya.

Ketua Tanfidziah PCNU Aceh Singkil, Muhammad Yusuf, menegaskan bahwa Musyawarah Ranting merupakan forum tertinggi organisasi NU di tingkat desa maupun kelurahan.

Menurutnya, forum tersebut memiliki posisi strategis dalam menentukan arah gerakan organisasi sekaligus memperkuat basis Nahdlatul Ulama di tingkat akar rumput.

“Musran NU ini menjadi langkah penting untuk memperkuat organisasi hingga ke tingkat ranting. Dari ranting yang kuat akan lahir kader dan program yang mampu menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah di tengah masyarakat,” ujarnya.

PCNU Aceh Singkil, lanjut Yusuf, kini tengah menargetkan pembentukan 116 pengurus ranting NU di seluruh wilayah kabupaten.

Target tersebut akan diwujudkan melalui proses musyawarah ranting yang dilakukan secara bertahap di setiap desa dan kampung.

Ia menjelaskan, setelah struktur ranting terbentuk, pengurus di tingkat desa nantinya akan kembali bermusyawarah untuk memilih kepengurusan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU di tingkat kecamatan.

Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi NU agar lebih aktif dalam pembinaan umat dan kegiatan sosial keagamaan.

Melalui Musran ini, PCNU Aceh Singkil berharap konsolidasi organisasi Nahdlatul Ulama semakin solid sekaligus mampu memperkuat peran keagamaan, sosial, dan dakwah Aswaja di tengah masyarakat kampung.

 

Penulis : Gusti

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow