ABK Kapal Diduga Tewas Terapung di Laut Bangkalan, Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam

Warga Kamal, Bangkalan digegerkan penemuan mayat pria mengenakan wearpack oranye di perairan Desa Tanjung Jati. Korban diduga ABK kapal LCT Kinta Perjaya.

May 14, 2026 - 14:41
 0
ABK Kapal Diduga Tewas Terapung di Laut Bangkalan, Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam
Penemuan Mayat Terapung di Kamal Bangkalan Diduga ABK LCT Kinta Perjaya Hilang

BANGKALAN - Warga pesisir Desa Tanjung Jati, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat terapung di perairan setempat pada Senin siang (11/5/2026). Penemuan itu sontak mengundang perhatian warga sekitar yang berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.

Setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas Satpolairud Polres Bangkalan langsung menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi jenazah dari tengah perairan.

Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan ciri mengenakan pakaian kerja atau wearpack berwarna oranye. Dugaan sementara, korban merupakan seorang Anak Buah Kapal (ABK) yang bekerja di kapal LCT Kinta Perjaya.

Kasihumas Polres Bangkalan, Ipda Agung Intama, menjelaskan korban diduga bernama Sri Samto (57), salah satu ABK kapal tersebut.

“Berdasarkan keterangan saksi yang kami terima, kronologi bermula pada Minggu, 10 Mei 2026, saat delapan ABK Kapal LCT Kinta Perjaya sedang memperbaiki terpal yang terpasang pada excavator di kapal. Menurut salah satu saksi berinisial DL (21), korban diketahui telah menyelesaikan pekerjaannya lebih dahulu dan setelah itu sudah tidak terlihat lagi di area galangan kapal,” terang Ipda Agung saat ditemui di Mapolres Bangkalan, Selasa pagi (12/5/2026).

Keterangan itu memperkuat dugaan bahwa korban hilang saat berada di sekitar area kapal sebelum akhirnya ditemukan mengapung di perairan Desa Tanjung Jati sehari kemudian.

Usai berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Syamrabu Bangkalan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian korban.

Sementara itu, penanganan kasus penemuan mayat tersebut kini diambil alih oleh Ditpolairud Polda Jawa Timur. Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kejadian tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur kecelakaan kerja atau faktor lain di balik kematian korban.

Penulis : Luhur Utomo

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow