Terpanggil Secara Moral, Forum Kabupaten Sehat Situbondo Bantu Korban Banjir di Dua Kecamatan

Mar 10, 2026 - 21:32
 0
Terpanggil Secara Moral, Forum Kabupaten Sehat Situbondo Bantu Korban Banjir di Dua Kecamatan
Relawan kesehatan dari Forum Kabupaten Sehat Situbondo bersama anggota Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) dan tim ODOT Dinas Kesehatan Situbondo menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di wilayah Situbondo, Selasa (10/3/2026).

KABAR RAKYAT,SITUBONDO – Forum Kabupaten Sehat (FKS) Kabupaten Situbondo bersama program ODOT (One Day One Thousand) Dinas Kesehatan Situbondo menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Besuki dan Kecamatan Banyuglugur, Selasa (10/3/2026).

Aksi sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk panggilan moral para pegiat kesehatan untuk membantu warga yang sedang mengalami musibah banjir.

Dalam kegiatan tersebut, FKS juga melibatkan Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Cabang Situbondo guna memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan lingkungan yang sehat pascabencana.

Perwakilan Forum Kabupaten Sehat Situbondo, Ahmad Taufiqi, mengatakan kolaborasi antara berbagai unsur kesehatan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.

“Melalui kolaborasi antara Forum Kabupaten Sehat, ODOT Dinas Kesehatan, HAKLI, serta tenaga sanitasi lingkungan dari puskesmas, semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir,” ujarnya.

Dalam aksi kemanusiaan tersebut, tim menyalurkan berbagai bantuan kepada warga berupa bahan pangan serta perlengkapan kebersihan seperti masker dan kebutuhan sanitasi lainnya.

Selain penyaluran bantuan, tim kesehatan juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan setelah banjir.

“Yang paling ditekankan dalam aksi moralitas ini adalah peran tenaga sanitasi lingkungan puskesmas bersama anggota HAKLI dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan pascabanjir,” kata Taufiqi.

Ia menjelaskan, langkah edukasi tersebut penting untuk mencegah munculnya berbagai penyakit yang kerap terjadi setelah bencana banjir, seperti diare, penyakit kulit, serta infeksi saluran pernapasan.

Melalui kegiatan ini, para pegiat kesehatan berharap dapat membangun kesadaran bersama untuk saling membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

“Semoga aksi ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk saling membantu sesuai kemampuan masing-masing kepada warga yang tengah terdampak bencana banjir,” pungkasnya.

Penulis: Khairul

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow