BNNK dan Bea Cukai Banyuwangi Perkuat Sinergi Pelaksanaan P4GN

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) bersama Kantor Bea Cukai Banyuwangi memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN)

Jul 22, 2026 - 09:37
Jul 22, 2026 - 09:38
 0
BNNK dan Bea Cukai Banyuwangi Perkuat Sinergi Pelaksanaan P4GN
Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rachmat Kurniawan bersama Kepala Kantor Bea dan Cukai

KABAR RAKYAT, BANYUWANGI - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) bersama Kantor Bea Cukai Banyuwangi memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Kedua Lembaga tersebut menggelar audensi sebagai langkah strategis dalam mempererat koordinasi lintas instansi, guna mengantisipasi semakin kompleksnya modus operandi peredaran gelap narkotika dengan bahasan penguatan koordinasi, pertukaran informasi, serta penyusunan langkah-langkah strategis sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing inst

Sinergi antara BNNK dan Bea Cukai dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat sistem pengawasan terhadap jalur distribusi barang yang berpotensi dimanfaatkan jaringan narkotika. Melalui kolaborasi yang lebih erat, upaya pencegahan, deteksi dini, hingga penindakan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan terintegrasi.

Selain membahas aspek pengawasan, kedua Lembaga ini juga menyepakati rencana pelaksanaan program edukasi dan sosialisasi P4GN secara bersama-sama kepada masyarakat, pelajar, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik mengenai bahaya narkotika, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahannya.

Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rachmat Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., menegaskan bahwa keberhasilan perang melawan narkoba hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang kuat antar instansi dan dukungan penuh dari masyarakat.

"Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa. Karena itu, sinergi antara BNNK Banyuwangi dan Bea Cukai Banyuwangi harus terus diperkuat, baik melalui pertukaran informasi, pengawasan, maupun kegiatan edukasi. Kami ingin membangun sistem pencegahan yang komprehensif, sehingga ruang gerak jaringan narkotika di Banyuwangi semakin sempit," ujar Kombes Rachmat Kurniawan, Selasa (21/07/2026)

Ia menambahkan, upaya preventif melalui edukasi memiliki peran yang tidak kalah penting dibandingkan penegakan hukum.

"Pencegahan adalah investasi jangka panjang. Semakin tinggi kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, semakin kuat pula benteng pertahanan kita dalam melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkotika. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Banyuwangi Bersinar atau Bersih dari Narkoba," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Bea Cukai Banyuwangi, Latif Helmi, S.E., M.M., menyampaikan bahwa pihaknya siap memperkuat koordinasi dengan BNNK sebagai bagian dari komitmen menjaga wilayah Banyuwangi dari ancaman masuknya barang-barang ilegal, termasuk narkotika.

"Bea Cukai memiliki fungsi strategis dalam pengawasan lalu lintas barang. Sinergi dengan BNNK menjadi langkah penting untuk memperkuat deteksi dini, pertukaran data, dan koordinasi dalam mencegah masuknya narkotika melalui berbagai jalur distribusi. Kami berkomitmen mendukung penuh program P4GN demi melindungi masyarakat Banyuwangi," kata Latif Helmi.

Menurutnya, keberhasilan pemberantasan narkotika memerlukan kerja sama lintas sektor yang berkelanjutan.

"Kolaborasi yang solid antar instansi, akan memperkuat efektivitas pengawasan dan penindakan. Kami optimistis, melalui sinergi yang terus dibangun, upaya menciptakan Banyuwangi yang aman dan bebas dari peredaran gelap narkotika dapat terwujud," pungkasnya.***

 

 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

HARYADI Banyuwangi